
Pasuruan, BeritaTKP.com – Nasib malang menimpa Sri Wahyuni (38) guru SD Kronto, Lumbang, Pasuruan, yang menjadi korban pembegalan, pada Senin (4/9/2023) lalu. Korban diancam celurit sehingga terpaksa menyerahkan motornya.
Tindak kriminal tersebut terjadi pada saat Sri dalam perjalananan berangkat mengajar ke sekolah. Ketika melewati jalan jurusan Desa Umbulan-Karangtengah, di Dusun Mulyorejo, Desa Umbulan, Winongan, ia dihadang seorang pria.
Korban kemudian diancam celurit oleh pelaku sehingga terpaksa menyerahkan motornya. “Pelaku mengarahkan senjata tajam ke leher korban dan meminta paksa sepeda motor,” ujar Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Farouk Ashadi Haiti, dilansir dari detikjatim, Selasa (5/9/2023). kemarin.
Takut dengan keselamatan nyawanya, korban terpaksa menyerahkan motor Honda BeAT bernopol AG 2989 XP miliknya. Pelaku kemudian membawa kabur motornya. “Korban mengalami kerugian materiil senilai Rp 13 Juta,” papar Farouk.
Setelah dibegal, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Winongan. Polisi juga masih menyelidiki dan memburu pelaku begal motor tersebut. (Din/RED)





