Lamongan, BeritaTKP.com – Seorang nenek bernama Sukayu (72), warga Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, menjadi korban kebakaran di dalam tokonya sendiri, pada Selasa (16/5/2023) kemarin. Nenek tua rentan tersebut tidak terselamatkan lantaran kondisi fisiknya yang kesulitan berjalan dan hanya bisa menyerit minta tolong ketika terjebak dalam kobaran api yang melahap tokonya.
Teriakan korban sempat terdengar oleh saksi bernama Agus Suparmanto (50). Namun, saksi mata tidak berani menolong karena api cepat membesar. “Saya keluar rumah melihat toko korban terbakar,” kata saksi, Agus saat memberikan keterangan kepada polisi, Selasa (16/5/2023) kemarin.

Agus hanya bisa mendekati TKP dan disana ia melihat korban berada di dekat pintu sembari berteriak minta tolong. Usia nenek yang sudah uzur tersebut diduga menjadi penyebab tidak kuasa menyelamatkan diri. Agus pun tidak kuasa untuk menolong korban yang teriakannya tenggelam ditelan kobaran api.
Lantaran panik, Agus meminta bantuan warga untuk memadamkan api yang membakar toko korban. Dalam toko korban, hanya ada satu pintu untuk keluar dan korban terjebak kobaran api.
Agus bersama warga kemudian berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Angin kencang dan panas menyengat mempercepat api menjalar. Api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan.
Sayangnya, nenek Sukayu telah meninggal usai pemadaman api selesa dilakukan. Korban meninggal dengan luka bakar parah di sekujur tubuhnya. Menurut warga, api diduga dari kompor yang menyambar pertalite yang dijual korban.
Kapolsek Laren, Iptu Jinanto mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP untuk penyelidikan insiden kebakaran toko yang menelan korban itu. Menurut Jinanto, korban diketahui ada kelemahan untuk berjalan dan memakai alat bantu jalan. “Ini murni kecelakaan kebakaran. Penyebabnya masih kita lidik, ” kata Jinanto. (Din/RED)





