TOMOHON, BeritaTKP.com– Seorang warga lanjut usia bernama Yes Lefrand Mamanua (60) dilaporkan hilang setelah pergi ke perkebunan di Kelurahan Kayawu, Kota Tomohon, sejak Selasa malam (30/12/2025). Hingga Jumat (2/1/2026), korban belum kembali ke rumah dan keberadaannya masih belum diketahui.
Kantor Basarnas Sulawesi Utara melanjutkan operasi pencarian hari kedua dengan mengerahkan Tim Rescue lengkap beserta peralatan SAR, termasuk drone thermal, untuk menyisir area perkebunan dan hutan yang luas serta minim pencahayaan.
Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan keluarga, korban meninggalkan rumah sekitar pukul 22.00 WITA dengan membawa senapan menuju Perkebunan Kayawu atau Kebun Irang, dengan tujuan menembak tikus.
“Saat pergi ke kebun, korban mengenakan sepatu lars warna kuning, topi coklat, serta membawa tas gendong warna abu-abu. Hingga kini korban belum kembali dan tidak diketahui keberadaannya,” ujar Nuriadin.
Keluarga juga menyampaikan bahwa korban sempat mengeluhkan nyeri di bagian dada pada November 2025. Korban diketahui tinggal bersama keluarga adik kandungnya setelah istrinya meninggal dunia.
Sebelum keterlibatan Basarnas, pihak Kelurahan Kayawu bersama Bhabinkamtibmas telah melakukan pencarian awal di sekitar lokasi perkebunan. Keluarga korban juga telah membuat laporan orang hilang ke Polres Tomohon.
Tim SAR Gabungan Diterjunkan
Operasi pencarian melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Sulut, Polres Tomohon, Polsek Tomohon Utara, Koramil Tomohon Utara, PMI Tomohon, RAPI, KPA Green Ranger, GM FKPPI Kelurahan Kayawu, pemerintah kelurahan, keluarga korban, serta masyarakat setempat.
“Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir area perkebunan, jalur yang biasa dilalui korban, serta titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban,” jelas Nuriadin.
Hingga Jumat siang, pencarian belum membuahkan hasil. Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel yang terlibat.(æ/red)





