MAKASSAR, BeritaTKP.com – Pawai pemuda dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berujung bentrokan pada Rabu (28/10/2026) sore. Insiden yang terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, tersebut mengakibatkan satu unit sepeda motor Vespa Sprint matic hangus terbakar.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jafar Ahmad, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut keterangannya, bentrokan bermula ketika rombongan peserta pawai melintas di kawasan Lorong 1 Tamajene, Kelurahan Karuwisi Utara, sekitar pukul 16.15 WITA.

Rombongan Pawai Diduga Diserang Kelompok Pemuda

Jafar menjelaskan, rombongan pemuda yang melakukan pawai diduga diserang oleh sekelompok pemuda dari Tamajene Pride. Penyerangan tersebut kemudian memicu perkelahian antara kedua kelompok.

Dalam bentrokan itu, kedua kelompok dilaporkan menggunakan batu dan busur.

“Awalnya rombongan pemuda yang melakukan pawai melintas di Jalan Urip Sumoharjo, kemudian diserang oleh kelompok pemuda Tamajene Pride hingga terjadi perkelahian,” kata Jafar kepada wartawan.

Vespa Sprint Dibawa ke Jalan dan Dibakar

Di tengah bentrokan, rombongan peserta pawai disebut mengambil satu unit sepeda motor milik anggota kelompok Tamajene Pride. Sepeda motor tersebut kemudian dibawa ke Jalan Urip Sumoharjo dan dibakar di tengah jalan.

Kendaraan yang terbakar diketahui berjenis Vespa Sprint matic dengan nomor polisi DD 6693 NO.

Menurut Jafar, sepeda motor tersebut dibawa oleh kelompok peserta pawai ketika perkelahian berlangsung, sebelum akhirnya dibakar.

Peristiwa itu menjadi salah satu dampak kericuhan yang terjadi di kawasan tersebut. Kepolisian selanjutnya mengamankan kendaraan yang terbakar untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi Bubarkan Kelompok yang Terlibat

Personel Satuan Samapta Polrestabes Makassar tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WITA untuk melerai bentrokan dan membubarkan kelompok pemuda yang terlibat.

Setelah situasi terkendali, sepeda motor yang hangus terbakar diamankan di Polsek untuk kepentingan penanganan perkara.

Kepolisian masih perlu mendalami rangkaian kejadian, termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam bentrokan serta tindakan pembakaran kendaraan tersebut.

Imbauan Menjaga Ketertiban

Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang seharusnya menjadi momentum memperkuat persatuan justru diwarnai bentrokan antarkelompok di Makassar.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga ketertiban saat kegiatan berlangsung di ruang publik. Setiap perselisihan hendaknya diselesaikan tanpa kekerasan maupun perusakan barang milik orang lain.

Informasi mengenai korban luka, jumlah orang yang terlibat, serta perkembangan penanganan hukum belum dijelaskan secara terperinci dalam keterangan yang tersedia.(æ/red)