MOJOKERTO, BeritaTKP.com – Sebuah minibus Isuzu Elf bernomor polisi S 7009 B yang membawa rombongan wisatawan asal Kabupaten Bojonegoro mengalami kecelakaan tunggal di turunan tajam Gotekan, Desa Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Rabu (28/10/2026) sore.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB tersebut mengakibatkan delapan dari total 16 penumpang mengalami luka-luka. Korban dilaporkan mengalami beragam cedera, mulai dari luka ringan hingga patah tulang dan cedera kepala. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Diduga Rem Tidak Berfungsi di Turunan Tajam

Minibus tersebut dikemudikan Sugiono (35), warga Bojonegoro. Sebelum kecelakaan, kendaraan melaju dari arah Kota Batu menuju kawasan Pacet.

Saat melintasi jalur menurun dan menikung tajam di kawasan Gotekan, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman. Pengemudi kemudian kehilangan kendali hingga terjadi kecelakaan tunggal.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Muhammad Jeepsal Putra Pratama, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan laporan awal, kecelakaan diduga terjadi karena rem tidak berfungsi ketika kendaraan melewati turunan tajam.

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan kepolisian.

Delapan Penumpang Mengalami Luka-luka

Dari 16 orang yang berada di dalam minibus, delapan penumpang dilaporkan mengalami cedera dengan tingkat keparahan berbeda.

Dua korban mengalami luka yang relatif ringan, yakni Kartini yang mengalami lecet pada kaki kiri dan Endik Prasetyo yang mengalami luka robek di bagian dahi.

Sementara itu, enam korban lainnya dilaporkan mengalami cedera lebih serius, termasuk patah tulang. Mereka adalah Kasia Renata Vergiah, Riana yang mengalami patah tulang tangan kanan dan kaki kiri, Jojo Samsuri yang mengalami patah tulang kaki kanan dan tangan kiri, Yanuar Yani yang mengalami luka robek di dahi disertai keluhan nyeri dada, nyeri punggung, dan sesak napas, Viana Sugiani yang mengalami cedera otak ringan, serta Anza Apeilio yang mengalami patah tulang kaki kiri.

Seluruh korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Sumberglagah, Kecamatan Pacet, untuk mendapatkan penanganan medis.

Polisi Lakukan Olah TKP

Setelah menerima laporan kecelakaan, petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan barang bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui kronologi kejadian secara lebih lengkap.

Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Penyidik masih mendalami faktor penyebab kecelakaan, termasuk dugaan gangguan pengereman pada kendaraan. Hasil penyelidikan akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab insiden tersebut.

Turunan Gotekan Dikenal Rawan Kecelakaan

Jalur Gotekan di kawasan Pacet dikenal memiliki kontur jalan pegunungan dengan turunan curam dan tikungan tajam. Kondisi tersebut menuntut pengemudi untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika membawa penumpang dalam jumlah banyak.

Kelaikan kendaraan, khususnya fungsi pengereman, menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan sebelum melintasi jalur menurun.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan minibus wisatawan asal Bojonegoro tersebut. Dugaan rem blong belum menjadi kesimpulan akhir sebelum hasil pemeriksaan menyeluruh diperoleh.(æ/red)