
LAMPUNG SELATAN, BeritaTKP.com – Warga pesisir Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria tanpa identitas yang terkubur di kawasan pantai, Sabtu (18/7/2026).
Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan berat hingga hanya tersisa bagian kulit dan kerangka. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.
Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari kayu di sekitar pesisir pantai sekitar pukul 11.20 WIB.
Penemuan bermula ketika ombak besar diduga mengikis gundukan pasir yang menutupi jasad korban. Akibatnya, sebagian tubuh korban terlihat dari permukaan tanah.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melaporkan temuan itu kepada Kepala Desa Legundi. Informasi selanjutnya diteruskan kepada Camat Ketapang serta petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan.
Kepala Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel untuk membantu proses evakuasi.
“Begitu menerima laporan dari Camat Ketapang terkait penemuan mayat tanpa identitas di Desa Legundi, anggota Posko Damkar Ketapang langsung bergerak menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi,” ujar Rully, Minggu (19/7/2026).
Petugas berangkat dari Posko Damkar Ketapang sekitar pukul 11.30 WIB dan tiba di lokasi sekitar 15 menit kemudian.
Jenazah Sulit Diidentifikasi
Dari pemeriksaan awal di lokasi, kondisi korban sudah tidak memungkinkan untuk dikenali secara kasat mata.
“Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, kondisi jenazah sudah dalam keadaan tinggal kulit dan kerangka sehingga cukup sulit untuk dilakukan identifikasi secara visual,” jelas Rully.
Saat ditemukan, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki. Jenazah masih mengenakan celana panjang berwarna biru, sementara bagian tubuh lainnya telah mengalami kerusakan akibat proses pembusukan.
Petugas bersama unsur terkait kemudian mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda untuk menjalani proses autopsi dan identifikasi lebih lanjut.
“Untuk kepentingan identifikasi dan penyidikan, jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda guna dilakukan autopsi. Kami juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam penanganan kasus ini,” kata Rully.
Hingga kini, identitas korban belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan dengan menunggu hasil pemeriksaan forensik guna mengetahui identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.(æ/red)




