KARANGANYAR, BeritaTKP.com – Kebakaran hebat melanda PT Porto Indonesia Sejahtera, pabrik produksi sandal dan sepatu di Jalan Raya Solo–Sragen, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (19/7/2026).

Dalam insiden tersebut, sebanyak tiga ruangan pabrik hangus terbakar, sementara satu ruangan lainnya berhasil diselamatkan dari kobaran api.

Proses pemadaman berlangsung cukup sulit lantaran kondisi cuaca serta banyaknya material mudah terbakar di dalam area pabrik. Bara api yang sempat dipadamkan kembali muncul akibat hembusan angin.

Kasi Pemadam Kebakaran Damkar Karanganyar, Danang Kusumawardana, mengatakan dugaan awal kebakaran berasal dari gangguan elektrikal pada salah satu mesin produksi.

“Titik api pertama kali muncul dari ruang penggilingan yang menjadi tempat penyimpanan mesin-mesin produksi. Asumsi sementara kemungkinan dari mesin yang mengalami korsleting,” ujar Danang.

Karet dan Plastik Membuat Api Sulit Padam

Danang menjelaskan, tiga ruangan yang terdampak kebakaran terdiri dari dua ruang penyimpanan bahan baku dan satu ruang penggilingan mesin produksi.

Menurutnya, proses pemadaman menghadapi kendala karena banyaknya bahan yang mudah terbakar, seperti karet sandal dan plastik yang tersimpan di dalam pabrik.

“Kendalanya karena bahan-bahan mudah terbakar. Begitu terkena angin, terbakar lagi. Padahal tadi sudah mulai pendinginan,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi yang kembali memicu kebakaran.

Lokasi Dekat SPBU dan Gudang LPG

Mengingat posisi pabrik berada dekat dengan objek vital, petugas langsung melakukan langkah antisipasi agar api tidak meluas.

Di sisi utara lokasi terdapat SPBU, sementara di bagian barat terdapat tempat penyimpanan gas LPG.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 08.45 WIB dan langsung menuju lokasi. Mengingat di sebelah utara lokasi ada SPBU dan di sebelah kiri adalah penyimpanan gas LPG, kami langsung berkoordinasi dengan Damkar Solo Raya untuk melakukan Bantuan Kendali Operasi (BKO),” ungkap Danang.

Kapolsek Kebakkramat Iptu Marindra Prasya membenarkan laporan kebakaran diterima dari pihak keamanan pabrik sekitar pukul 08.45 WIB.

Menurutnya, titik api pertama kali terlihat dari bagian barat gedung yang digunakan sebagai area produksi sandal.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran serta personel BPBD Kabupaten Karanganyar diterjunkan. Bantuan dari sejumlah armada damkar wilayah sekitar juga ikut membantu proses pemadaman.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian.

Belum ada laporan resmi terkait adanya korban jiwa maupun total kerugian akibat kebakaran tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.(æ/red)