LAMPUNG BARAT, BeritaTKP.com – Sebuah aksi pengejaran bak film laga terjadi di jalanan Kabupaten Lampung Barat pada Sabtu sore, 13 Juni 2026. Demi menghentikan pelarian komplotan pencuri sepeda motor (curanmor), aparat kepolisian terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menabrakkan mobil operasional ke motor pelaku hingga keduanya terlempar ke dalam jurang sedalam 10 meter.

Satu dari dua pelaku berhasil diringkus dalam kondisi terkepung di dasar jurang, sementara satu pelaku lainnya kini tengah diburu oleh tim buser.

Kronologi Pencurian di Pekon Sukananti

Skandal kriminal ini bermula ketika seorang petani bernama Asir Rudin (34), warga Pekon Sukananti, Kecamatan Way Tenong, menyadari sepeda motor Honda Beat miliknya yang terparkir di halaman rumah tengah digondol maling. Dari jarak sekitar 50 meter, korban sempat melihat langsung detik-detik kendaraannya dibawa lari dan spontan berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar.

Mendengar teriakan massa, nyali salah satu eksekutor pencurian ciut. Ia memilih melepas sepeda motor curian tersebut di pinggir jalan, lalu melompat ke atas motor Honda Beat Street putih yang dikendarai oleh rekannya, Hendra (27).

Keduanya kemudian memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi melarikan diri ke arah Bukit Kemuning. Saat mengecek motornya yang ditinggalkan, korban menemukan lubang kunci kontak kendaraannya telah hancur dirusak menggunakan kunci T yang masih menancap.

Penyekatan dan Benturan Taktis di Tepi Jurang

Informasi pembobolan tersebut langsung direspons cepat oleh Kanit Reskrim Polsek Sumber Jaya, Ipda Rico Hady Saputra, yang segera mengerahkan anggotanya untuk menutup jalur-jalur pelarian vertikal. Siasat tersebut membuahkan hasil manis. Hanya dalam waktu 15 menit pasca-kejadian, petugas mendeteksi kedua pelaku tengah melintas di wilayah Fajar Bulan dan langsung melakukan pengejaran intensif menggunakan mobil dinas.

Aksi kejar-kejaran sengit mencapai puncaknya saat memasuki wilayah Pekon Simpang Sari, Kecamatan Sumber Jaya. Mengingat laju motor pelaku yang ugal-ugalan dan membahayakan pengguna jalan lain, polisi mengambil keputusan taktis dengan menabrakkan moncong mobil ke arah motor pelaku.

Dampak Benturan di Lokasi Kejadian: Senggolan keras tersebut membuat motor pelaku kehilangan traksi. Kendaraan beserta kedua pemuda tersebut terlempar dari badan jalan dan jatuh nyungsep ke dalam jurang sedalam kurang lebih 10 meter.

Satu Pelaku Diringkus, Satu Buron dalam Pengejaran

Kasatreskrim Polres Lampung Barat, Iptu Rudy Prawira, menjelaskan bahwa pasca-jatuh ke dalam jurang, petugas bergerak cepat turun ke bawah dan berhasil membekuk tersangka Hendra. Sayangnya, satu pelaku lain yang bertindak sebagai joki memanfaatkan rimbunnya vegetasi untuk merangkak naik dan melarikan diri ke arah pemukiman padat penduduk.

Dalam operasi kilat ini, korps kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berharga meliputi:

  • Satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban yang gagal dibawa kabur.
  • Satu unit Honda Beat Street berwarna putih milik pelaku yang ringsek akibat benturan dan jatuh ke jurang.
  • Dua buah helm keselamatan yang digunakan pelaku.
  • Satu set anak kunci T sebagai alat kejahatan utama.

Saat ini, Hendra telah mendekam di sel tahanan Markas Polres Lampung Barat untuk menjalani interogasi mendalam. Tim Tekab 308 Polres Lampung Barat menegaskan telah mengantongi identitas pelaku yang buron dan tengah melakukan pengepungan, sekaligus mendalami rekam jejak kelompok ini dalam jaringan curanmor lintas kecamatan di wilayah Lampung Barat.(æ/red)