Nganjuk, BeritaTKP Com – Sebelumnya harga Bawang Merah dari Petani mencapai Rp. 25.000 ; hingga Rp. 30.000 ; per kg , kinii harga umum anjlok rata rata tinggal Rp. 17.000 ; per kg nya yang berukuran standart ” kata seorang petani berinitial TW ( Red ) .

Bawang Merah ( Allium Cepa. L .Var Aggregatum ) bukanlah merupakan tanaman yang remeh dan sepele melainkan sebuah tumbuhan yang perawatannya membutuhkan keuletan dan ketelatenan, karena apabila tidak tepat dalam penanganan maka akan fatal hasilnya dikemudian hari .

Penanaman Bawang Merah sebelum di tancapkan pada lahan sawah maka persiapan medianya harus tepat dan teratur, termasuk metode pengobatan setelah tanaman mulai tumbuh hingga perawatan sampai jelang panennya nanti . Dari beaya perawatan, pengobatan termasuk sampai panen sangat tidak sebanding jika dikalkulasikan amat jauh ketimbang pengeluarannya .

Informasi dari masyarakat di Desa Sugihwaras, Kec.Bagor ( timur ), Kab. Nganjuk telah panen Bawang Merah menggunakan tenaga pritil ( membersihkan untuk diambil umbinya ) dengan ongkos perhari Rp. 800 ; per kg, harga jual bawang lokalan, Super Cross ukuran besar Rp. 20.000 ; sedang yang berukuran tanggung Rp. 16.000 ; sampai Rp. 17. 000 ; dan yang lebih kecil lagi agak putih hanya Rp. 14.000 ; ( Selasa, 4 Agustus 2026 , 11’38 Wib.)

Tatkala Berita TKP pada hari Kamis, 6 Agustus 2026 pukul 11’05 bertanya kepada seorang Ibu bernama Juwariyah ( mak Yah ) pedagang Bawang Merah di Pasar Sentral Sukomoro, Kec. Sukomoro, Kab. Nganjuk dirinya menjawab sekarang bila jual per kilogramnya Rp. 17. 000 ; yang jenis sedang atau campuran, disini jenis Super Cross jual Rp. 20.000 ; tapi saya tidak punya sudah habis mas ” katanya ” .

Sementara dari Dinas terkait belum di konfirmasi tentang kemerosotan harga Bawang Merah dipasaran lokal, sambil menunggu perkembangannya Media ini akan mengikuti perubahan harga dari informasi para petani dan pasar . ( tut )