KARANGANYAR, BeritaTKP.com – Kebakaran hebat melanda kawasan pabrik alas kaki PT Porto Indonesia Sejahtera yang berada di Jalan Raya Solo–Sragen Kilometer 12, Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (19/7/2026) pagi.

Kobaran api disertai kepulan asap hitam pekat terlihat membubung tinggi sejak sekitar pukul 08.45 WIB. Asap tebal bahkan terlihat dari jarak cukup jauh hingga membuat sejumlah pengguna jalan yang melintas di jalur Solo–Sragen memperlambat kendaraan dan berhenti untuk melihat kondisi di lokasi.

Salah seorang saksi mata, Suranto (45), mengatakan dirinya melihat kepulan asap besar saat melintas dari arah Surabaya menuju Solo.

“Saya keluar tol Kebakkramat, dari kejauhan sudah terlihat asap tebal. Kami sempat berhenti untuk melihat perkembangan karena asapnya sangat besar,” ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Sejumlah unit damkar diterjunkan guna menjinakkan kobaran api sekaligus mencegah api merambat ke bangunan lain yang berada di area kompleks pabrik.

Petugas di lapangan menyebut fokus utama saat ini adalah melakukan pemadaman pada titik api dan mengamankan area sekitar.

“Kami fokus mengamankan titik api agar tidak meluas karena terdapat beberapa bangunan di dalam kawasan pabrik,” ujar salah satu petugas.

Dugaan Awal Korsleting Listrik

Aparat kepolisian dari Polsek Kebakkramat dan Polres Karanganyar telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan serta penyelidikan awal terkait penyebab kebakaran.

Kapolsek Kebakkramat Iptu Marindra Prasetya menyampaikan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Namun, informasi awal menduga kebakaran bermula akibat korsleting listrik.

“Untuk penyebabnya masih kami dalami. Informasi awal diduga ada korsleting di sisi barat, tepatnya bagian belakang gudang sandal PT Porto,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.

Sementara itu, data mengenai jumlah korban jiwa, korban luka, luas area yang terdampak, serta total kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Arus lalu lintas di Jalan Raya Solo–Sragen terpantau masih berjalan normal. Namun, sejumlah pengendara terlihat mengurangi kecepatan saat melintas karena kepulan asap yang berasal dari area pabrik.

Petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan upaya pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.(æ/red)