SEMARANG, BeritaTKP.com – Seorang pria berinisial AD (25) ditemukan meninggal dunia di dapur rumahnya di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Sabtu (31/10/2026) sore. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan luka pada bagian leher. Sementara itu, pintu dapur diketahui terkunci menggunakan tali rafia.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 16.30 WIB oleh kakak ipar korban yang tinggal serumah. Saat hendak mengambil air di dapur, saksi mendapati pintu tidak dapat dibuka karena terikat tali rafia.
Setelah mengetahui korban sudah tergeletak dan tidak bernyawa, saksi segera memberitahukan kejadian itu kepada keluarga serta warga sekitar.
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Ketua RT setempat. Sekitar pukul 16.40 WIB, Ketua RT mendatangi rumah korban untuk memastikan laporan warga. Setibanya di lokasi, korban diketahui telah meninggal dunia.
Polisi Lakukan Olah TKP
Laporan penemuan jenazah tersebut ditindaklanjuti personel Polsek Tugu Polrestabes Semarang. Kapolsek Tugu, Kompol Sucipto, S.H., bersama sejumlah anggota mendatangi lokasi sekitar pukul 17.00 WIB.
Petugas melakukan pemeriksaan awal, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Tidak lama kemudian, Tim Inafis bersama Satreskrim Polrestabes Semarang tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan barang-barang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
“Selain mengamankan TKP. Kami juga telah meminta keterangan sejumlah saksi serta berkoordinasi dengan Tim Inafis dan Satreskrim Polrestabes Semarang guna mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya korban,” ujar Sucipto, Minggu (1/11/2026).
Keluarga Sebut Korban Memiliki Riwayat Gangguan Kesehatan Mental
Berdasarkan keterangan awal keluarga, AD diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan pernah menjalani penanganan medis.
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian korban berdasarkan informasi tersebut. Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.
Sekitar pukul 20.20 WIB, jenazah korban dibawa ke RSUP Dr. Kariadi Semarang untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dan membenarkan bahwa korban memiliki riwayat gangguan kesehatan mental.
Polisi Imbau Warga Tidak Berspekulasi
Kapolsek Tugu mengimbau masyarakat agar tidak membuat spekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait penemuan jenazah tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menghormati privasi dan perasaan keluarga korban,” katanya.
Hingga kini, Polsek Tugu bersama fungsi terkait Polrestabes Semarang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian AD.(æ/red)





