Sidoarjo, BeritaTKP.com – Pria pencari ikan yang dikabarkan hilang tenggelam di Sungai Porong, pada Senin (29/5/2023) malam lalu, akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan. Korban berhasil ditemukan pada pencarian hari kedua, pada Rabu (31/5/2023), sekitar pukul 10.25 WIB.

Korban adalah M. Afis As’ad (41), warga asal Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Korban ditemukan meninggal dunia dengan jarak 500 meter dari lokasi awal dilaporkan tenggelam.

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jenazah korban dari Sungai Porong Sidoarjo.

Haris menjelaskan korban ditemukan tak jauh dari titik awal tenggelam atau sekitar 500 meter. Korban ditemukan petugas pada pencarian hari kedua sekitar pukul 10.25 WIB. “Ditemukan sekitar pukul 10.20 WIB, setelah berhasil dievakuasi jenazah dibawa ke RS Pusdik Sabhara Porong Sidoarjo,” jelas Haris Supardi selaku Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pencari ikan di Sidoarjo hilang tenggelam di Sungai Proong. Korban tenggelam saat mencari ikan bersama dengan teman-temannya. Sebelum hilang, korban sempat berteriak meminta tolong.

Tim rescue kantor SAR Surabaya kemudian dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan. Adapaun unsur SAR gabungan yang terlibat anatra lain, Kantor SAR Surabaya, BPBD Provinsi, Polsek Porong, Polsek Gempol, Koramil Prorong, Koramil Gempol, Polsek Jabon, BPBD Sidoarjo..

Ada juga, Polair Polresta Sidoarjo, Polair pasuruan, Tagana Sidoarjo, Brimob Porong, L.A.I, TSA, Rapijo, I.O.F, Rentan, Pemdes Ketapang, Pemdes Gempol, URC Forest, BP Sdiarjo, Pengurus Ponpes, FPRB Mojokerto, LMI, Bagana, Potensi SAR se Sidoarjo, dan masyarakat sekitar.

Aksan (59) Ketua RT 4, RW 2 Desa Boro Tanggulangin menyebut korban diketahui tenggelam pada sekitar pukul 02.00 WIB. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke petugas dan ditindaklanjuti dengan pencarian. “Mulai tadi pagi warga sudah melakukan pencarian secara swadaya. Baru sekitar pukul 12.00 Basarnas dan Tagana mulai melakukan pencarian,” kata Aksan, Selasa (30/5/2023) kemarin.

Aksan menuturkan korban sebenarnya sudah diingatkan rekan-rekannya agar tak ke tengah, apalagi arus air sangat deras, selain itu dasar sungai licin. “Setelah diingatkan tiba-tiba korban tidak diketahui, yang terlihat hanya lampu senter yang di kepala korban hanyut,” jelas Aksan. (Din/RED)