Tangerang, BeritaTKP.com – Upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, masih terus berlangsung hingga hari ke-8. Kendala utama yang dihadapi tim gabungan saat ini adalah tiupan angin yang cukup kencang.

Tantangan Angin dan Asap

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, menjelaskan bahwa angin kencang yang bertiup sejak pagi hingga malam hari tidak hanya mempersulit pengendalian api, tetapi juga membawa asap pekat ke permukiman warga.

“Angin, ini kalau pagi memang rendah sekali tiupannya. Tapi kalau sudah lewat dari jam 7 atau 8 (pagi), sampai dengan malam, besar sekali anginnya,” ujar Maesyal, Selasa (7/7/2026).

Strategi dan Progres Pemadaman

Untuk menekan titik api yang sulit dijangkau di bagian tengah dan puncak gunungan sampah, tim gabungan telah mengoptimalkan berbagai sumber daya:

  • Bantuan Udara: Pengerahan helikopter water bombing milik BNPB telah dilakukan selama 5 hari terakhir untuk menjangkau area yang tidak bisa diakses dari darat.
  • Armada Darat: Operasional mobil pemadam kebakaran telah ditingkatkan drastis menjadi 50 armada, dari sebelumnya hanya 10 unit.
  • Kolaborasi Lintas Sektor: Upaya ini melibatkan BPBD Kabupaten Tangerang, Pemkot Tangerang, pihak swasta, BNPB, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, serta unsur TNI dan Polri.
  • Evaluasi Berkelanjutan: Tim melakukan evaluasi rutin setiap hari hingga per minggu untuk memastikan strategi pemadaman tetap tepat sasaran dan efektif.

Hasil Sementara

Hingga saat ini, upaya keras tim gabungan telah berhasil memadamkan sekitar 80 persen titik api. Meskipun demikian, sisa titik api di area yang sulit dijangkau masih terus disisir dari pagi hingga malam hari oleh tim di lapangan.

Bupati Maesyal Rasyid memohon doa dari masyarakat agar situasi dapat segera teratasi dan berharap kondisi cuaca mendukung, terutama turunnya hujan, untuk mempercepat proses pendinginan di area TPA tersebut.(æ/red)