Barang bukti vape diduga mengandung zat berbahaya yang disembunyikan di dalam tumpukan roti tawar dan diamankan Satresnarkoba Polrestabes Medan.

MEDAN, BeritaTKP.com — Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan membongkar dugaan modus baru peredaran zat berbahaya melalui rokok elektrik atau vape. Dalam kasus ini, seorang oknum Aparatur Sipil Negara atau ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berinisial FIS ditangkap polisi.

FIS, yang diketahui merupakan jebolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN, diamankan petugas setelah kedapatan membawa satu bungkus vape yang diduga mengandung zat berbahaya. Untuk mengelabui petugas, barang tersebut disembunyikan di dalam tumpukan roti tawar.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat. Warga sekitar rumah kos pelaku di Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, merasa curiga karena pelaku disebut kerap menerima paket kiriman yang mencurigakan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Pada Selasa sore, 19 Mei 2026, polisi melihat FIS tiba di rumah kosnya sambil membawa sebungkus roti tawar. Petugas yang curiga kemudian melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan tersebut.

“Saat digeledah, petugas menemukan satu bungkus vape berlogo Batman yang diselipkan di dalam tumpukan roti tawar,” ujar Kompol Rafli.

Dari hasil pemeriksaan sementara, cairan vape tersebut dinyatakan positif mengandung etomidate. Polisi kemudian mengamankan barang bukti dan membawa FIS untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Rafli mengatakan, pihaknya masih mendalami peran FIS dalam kasus tersebut. Penyidik masih menelusuri apakah yang bersangkutan hanya sebagai pengguna atau diduga terlibat dalam jaringan peredaran vape mengandung zat berbahaya di Kota Medan.

“Tim masih bekerja dan mendalami keterangan pelaku, termasuk perannya dalam kasus ini,” tegasnya.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan oknum ASN muda serta penggunaan modus penyelundupan yang tidak biasa, yakni menyembunyikan vape dalam tumpukan roti tawar untuk menghindari kecurigaan petugas.(æ/red)