
BANDAR LAMPUNG, BeritaTKP.com — Aksi dugaan pencurian sepeda motor di belakang Kampus UIN Raden Intan Lampung, Jalan Pulau Sebesi, Sukarame, Kota Bandar Lampung, digagalkan warga pada Kamis (21/5/2026) pagi.
Seorang pria yang diduga sebagai pelaku berhasil diamankan warga setelah kepergok hendak mencuri sepeda motor. Peristiwa tersebut sempat membuat suasana di lokasi menjadi ricuh karena warga yang geram berusaha meluapkan emosi.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah warga mengamankan seorang pria berjaket cokelat yang diduga sebagai pelaku curanmor. Massa terlihat meneriaki pelaku karena diduga tertangkap tangan saat beraksi.
Situasi sempat memanas sebelum akhirnya berhasil dikendalikan. Polisi yang menerima laporan warga langsung bergerak menuju lokasi untuk mengamankan terduga pelaku.
Kapolsek Sukarame, Kompol Rohmawan, membenarkan adanya penangkapan terduga pelaku pencurian sepeda motor tersebut. Ia mengatakan anggota kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara setelah menerima informasi dari masyarakat.
“Langsung, langsung. Ada anggota yang langsung ke TKP. Ini masih pengembangan,” kata Rohmawan, Kamis (21/5/2026).
Menurut Rohmawan, terduga pelaku saat ini telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk memburu rekan pelaku yang diduga melarikan diri.
“Ada orang diamankan dan sekarang masih pengembangan. Banyak laporan polisi lain yang masih dicek. Ini anggota juga langsung ke Lampung Timur mencari temannya,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan kabar yang menyebut pelaku membawa senjata api tidak benar. Namun, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa alat pembobol sepeda motor dan senjata tajam.
“Enggak ada senpinya. Hanya alat kunci letter T saja. Sajam ada,” kata Rohmawan.
Saat ini, polisi masih mencari pemilik sepeda motor yang menjadi korban agar dapat membuat laporan resmi. Identitas terduga pelaku juga masih didalami oleh pihak kepolisian.
Kasus tersebut kini masih dalam penanganan Polsek Sukarame untuk pengembangan lebih lanjut, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan pelaku dalam laporan pencurian kendaraan bermotor lainnya.(æ/red)





