Mataram, BeritaTKP.com – Aksi pencurian kotak amal di Masjid Nurul A’la, Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, nyaris berakhir tragis pada Selasa (7/10/2025). Seorang pria berinisial RF (27), asal Jawa Timur, menjadi sasaran amuk warga setelah tertangkap tangan mencuri kotak amal di area masjid.

Beruntung, petugas Polsek Ampenan yang mendapat laporan cepat dari masyarakat segera tiba di lokasi dan mengevakuasi pelaku dari amukan massa yang sudah mulai memanas.

“Begitu mendapat laporan, anggota langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Selain mengevakuasi terduga pelaku, tim juga melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di masjid,” ujar Kanit Reskrim Polsek Ampenan, Ipda Sudrajat, S.H., Selasa (7/10/2025).

Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Ampenan mengamankan RF dan membawanya ke tempat aman untuk mencegah situasi semakin anarkis. Pelaku kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram guna mendapatkan perawatan medis akibat luka-luka yang dialaminya sebelum aparat tiba di lokasi.

Setelah kondisinya pulih, RF akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan potongan kotak amal dan uang tunai yang diduga hasil curian. Rekaman CCTV masjid juga telah dijadikan alat bukti dalam proses penyelidikan.

Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri, meskipun pelaku kejahatan tertangkap tangan.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian warga yang tanggap terhadap tindak kejahatan. Namun kami mengingatkan agar masyarakat menahan diri dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada polisi. Kekerasan tidak dibenarkan oleh hukum,” tegas Ipda Sudrajat.

Aksi cepat aparat kepolisian mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Warga menilai respon sigap dan profesionalisme Polsek Ampenan berhasil mencegah terjadinya kericuhan yang lebih besar.

Kapolsek Ampenan, AKP Ahmad Majmuk, memastikan pihaknya terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di lokasi-lokasi ibadah dan tempat umum yang rawan pencurian.

“Kami akan meningkatkan patroli dan pengawasan di tempat ibadah dan area publik. Kami juga mengajak masyarakat terus bekerja sama menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Dengan penanganan cepat dan humanis ini, Polsek Ampenan Polresta Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam melindungi masyarakat serta mencegah aksi main hakim sendiri yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah hukum Kota Mataram.(æ/red)