SURABAYA, BeritaTKP.com – Dugaan pelecehan seksual dengan modus pembuatan konten boneka di kawasan Jalan Tunjungan, Surabaya, disebut tidak hanya dialami oleh satu perempuan. Korban lain berinisial CR mengaku mengalami kejadian serupa bersama temannya.
CR menghubungi seorang warganet berinisial ASN, yang sebelumnya membagikan pengalaman dugaan pelecehan tersebut melalui media sosial. Kepada ASN, CR menyampaikan bahwa dirinya dan temannya diduga mengalami kejadian serupa beberapa hari sebelumnya.
“Bisa di-share juga (ada dugaan korban lain DM), ‘Kak thank youu buat utasmu di Threads. Kejadian di aku sama temenku’,” ujar ASN.
Menurut pengakuan CR, terdapat empat orang yang diduga terlibat dalam kejadian yang dialaminya.
Kasat Reskrim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindakan yang mengarah pada kekerasan atau pelecehan seksual.
Ia juga meminta masyarakat yang mengetahui atau mengalami kejadian serupa agar segera melapor kepada pihak berwenang.
Sebelumnya, kasus ini ramai diperbincangkan setelah seorang perempuan berinisial ASN mengungkap dugaan pelecehan dengan modus tawaran membuat konten bersama boneka di Jalan Tunjungan.
ASN mengaku mengalami kejadian tersebut pada 5 Agustus 2026 saat sedang berjalan bersama temannya. Ia mengatakan dua pria menghampiri mereka dan menawarkan pembuatan video singkat dengan konsep bermain boneka.
Dalam pengambilan video tersebut, ASN menyebut dirinya dan temannya diminta melakukan beberapa adegan seperti tos, menerima boneka, melihat bagian tertentu dari boneka, memegang ekor boneka, tertawa, serta saling melempar boneka.
Kasus tersebut masih menjadi perhatian dan pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap ajakan pembuatan konten yang mencurigakan di ruang publik.(æ/red)





