Surabaya, BeritaTKP.com – Nasib sial menimpa Eko (25), warga Jalan Gresik PPI, yang jadi korban pembegalan, tetapi malah dirinya yang dituduh begal. Sepeda motor Suzuki Tornado milik Eko dibawa kabur penjahat saat kehabisan bensin.
Kanitreskrim Polsek Bubutan, Ipda Vian Wijaya membenarkan peristiwa tersebut dan sekarang pihaknya sedang dalam masa pemburuan terhadap pelaku sekaligus mencari keberadaan motor korban.

“Sepeda motornya sudah tidak ada (hilang) saat korban bersama petugas ke lokasi. Ini masih kami selidiki lagi. Kasusnya lebih ke aksi penipuan,” kata Kanitreskrim Polsek Bubutan Ipda Vian Wijaya, Minggu (15/1/2023) kemarin.
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 04.12 WIB, saat Eko sedang mendorong motor Suzuki Tornado karena kehabisan bensin di Jalan Indrapura. “Korban hendak ke SPBU karena motornya kehabisan bensin,” kata anggota Satpol PP Surabaya bernama Minardi.
Saat mendorong motor itulah, tiba-tiba datang dua pelaku yang juga naik motor untuk menawarkan bantuan mencari bensin eceran, dan Eko mengiyakan.
Eko kemudian diajak kedua pelaku mencari bensin eceran di sekitar lokasi dengan dibonceng motor pelaku, sementara pelaku satinya menunggui motor korban.
Namun dalam perjalanan sampai di depan Kantor DRPD Jatim, Eko mendadak berubah pikiran dan curiga jika yang menawari bantuan kepadanya merupakan komplotan begal.
Terkesiap Eko kemudian memberontak dengan melompat dari motor hingga keduanya terjatuh. Ternyata dugaannya tidak meleset, karena di saat keduanya terjatuh, orang yang membantunya malah meneriakinya begal dan langsung kabur bersama motor milik Eko.
Beruntung, warga yang mengetahui tidak sampai menghajarnya. Setelah dijelaskan, akhirnya warga mau mengerti dan membantunya dengan menghubungi Command Center 112 akibat terjatuh dari motor dan mengalami luka di dahi, hidung, dan tangan tergores aspal. (Din/RED)





