SUMBA BARAT DAYA, BeritaTKP.com – Persoalan utang piutang berujung pada aksi pembunuhan sadis terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang petani bernama Novrianus Kaka alias Novri (37) tewas mengenaskan setelah mengalami luka bacok di hampir sekujur tubuhnya akibat diserang oleh empat orang pelaku di Kampung Ngila Mangi, Desa Kahale, Kecamatan Kodi Balaghar.
Wakapolres Sumba Barat Daya, Kompol Marthinus Ardjon, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi dan mengamankan para terduga pelaku yang masing-masing berinisial PLL (55), RD (28), NdM (17), dan PPB (27), yang merupakan warga Kampung Bikaha, Desa Kahale.
“Penyebab tindak pidana pembunuhan ini karena masalah utang piutang,” tegas Kompol Marthinus, Senin (27/7/2026).
Bermula dari Penagihan Sisa Utang Babi Sebesar Rp 8 Juta Peristiwa tragis ini bermula ketika korban Novrianus bersama bendahara Desa Kahale, Nikodemus Tanggu Bara (24), serta dua orang rekannya mendatangi rumah terduga pelaku di Kampung Bikaha. Kedatangan mereka bertujuan untuk menagih sisa pembayaran utang pembelian seekor babi milik korban yang senilai Rp 15 juta dan telah jatuh tempo.
Dari total nilai tersebut, pihak terduga pelaku sebelumnya tercatat baru membayar sebesar Rp 7 juta, sehingga masih menyisakan sisa utang sebesar Rp 8 juta.
Namun, saat penagihan berlangsung, situasi mendadak memanas dan berujung pada cekcok mulut antara korban dan penghuni rumah. Emosi yang tersulut membuat korban sempat memaki pelaku serta memukul tangan kanan salah satu pelaku sebanyak dua kali menggunakan sebilah kayu.
Korban bersama rekan-rekannya lantas memutuskan pulang menggunakan tiga unit sepeda motor dan sempat singgah di rumah Nikodemus Tanggu Bara.
Dikejar dan Dibacok hingga Tewas Tidak terima atas perlakuan korban, para terduga pelaku kemudian menggalang kerabatnya untuk melakukan pengejaran. Menyadari dirinya tengah diburu oleh rombongan pelaku, korban bersama rekan-rekannya sempat berupaya melarikan diri.
Nahas, saat berusaha menyelamatkan diri, korban terjatuh dari kendaraannya. Tanpa ampun, para pelaku langsung menyerang dan membacok korban menggunakan parang secara membabi buta hingga korban meregang nyawa di tempat kejadian perkara (TKP).
Aparat kepolisian dari Polsek Kodi Bangedo bersama Polres Sumba Barat Daya yang menerima laporan langsung bergerak cepat mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengamankan para pelaku. Jenazah korban telah dievakuasi untuk menjalani visum di Puskesmas Walla Ndimu sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang, mempercayakan penegakan hukum sepenuhnya kepada aparat berwajib, serta menahan diri untuk tidak melakukan aksi balas dendam yang dapat memperkeruh situasi.(æ/red)





