Jombang, BeritaTKP.com – Aksi pencurian terjadi di wilayah pasar tradisional di Mojowarno Jombang. Menurut salah satu pemilik toko di pasar itu, Dian Rosiana Putri (33), sudah banyak toko dibobol orang.

“Saya resah hampir semua toko di sini sudah dibobol, toko kakak saya juga,” kata Dian yang belum lama ini toko kelontong miliknya dibobol kawanan pencuri, Jumat (26/4/2024).

Dian mengatakan, tokonya menjadi sasaran pencurian pada Selasa (23/4/2024) malam. Aksi pelaku kali itu terekam kamera CCTV toko miliknya.

Dari dalam toko, pelaku berhasil membawa lari barang-barang dan uang di dalam tas. “Saya sudah melaporkan kejadian ini ke polisi,” ujar warga Desa Mojotengah Kecamatan Bareng, Jombang ini.

Menurut rekaman CCTV, pelaku berjumlah dua orang laki-laki. Dua pelaku mengenarai motor matic berwarna hitam dan datang ke toko kelontong tersebut. Pelaku memiliki ciri-ciri, salah satu mengenakan helm dan jas hujan warna ungu. Sedangkan satunya memakai baju hoody serta mengenakan masker dan topi.

Pelaku mengenakan baju hoody langsung mencongkel papan penutup toko. Setelah itu masuk lalu mengambil barang berupa dua slop kaleng rokok dan tas ngaji anaknya serta uang tunai.

Sedangkan satu pelaku yang mengenakan jas hujan menunggu di luar mengawasi situasi serta menerima barang curiannya. Setelah itu mereka kabur.

Pencurian tersebut baru diketahui Kamis siang (27/4/2024). Menurut Dian, awalnya diketahui oleh tetangganya yang berjualan sayur curiga melihat toko yang sebelumnya sudah tutup tapi dalam kondisi terbuka. “Saya datang ke toko dan melihat sudah terbuka, berantakan semua barang-barang,” kata Dian.

Dian menyebut pencurian di toko-toko di pasar Mojowarno kerap terjadi. Tetangga kanan kirinya termasuk toko milik kakaknya Wifi Adi Saputra (44) belum lama ini juga disatroni maling.

“Kalau sudah tiga kali ini, kerugian pertama Rp25 jutaan, kedua Rp5 jutaan, kalau ditotal semua, mencapai Rp35 juta. Harapan saya pasar ini aman dan nyaman. Tidak ada lagi pencurian,” katanya. (Din/RED)