PASURUAN, BeritaTKP.com — Tiga kios di Pasar Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, diduga menjadi sasaran pencurian pada Senin (12/10/2026). Aksi tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV dan menimbulkan keresahan di kalangan pedagang.
Sejumlah uang dan barang dagangan dilaporkan hilang dalam kejadian itu. Salah satu pedagang daging, Jumaiyah, mengaku kehilangan uang sekitar Rp60 ribu setelah tempat penyimpanan uang di kiosnya ditemukan dalam kondisi berantakan.
“Ada tiga kios yang dicuri (dibobol). Kami resah dengan kejadian ini,” kata Jumaiyah, Rabu (14/10/2026).
Uang Rp60 Ribu Hilang, Tabungan Masih Aman
Jumaiyah mengatakan, tempat penyimpanan uang di kiosnya telah diacak-acak. Meski uang sekitar Rp60 ribu dilaporkan hilang, tabungan yang disimpannya di dalam botol minum masih ditemukan dalam keadaan aman.
Kejadian tersebut membuat para pedagang khawatir terhadap keamanan kios mereka, terutama setelah rekaman CCTV memperlihatkan dugaan aksi pencurian di area pasar.
Pedagang Sembako Kehilangan Dua Karung Barang
Selain kios daging, kios sembako milik Warningsih juga dilaporkan mengalami pencurian. Ia mengaku kehilangan satu karung kacang hijau seberat 16 kilogram dan satu karung beras jagung seberat 25 kilogram.
Warningsih berharap barang dagangan yang hilang dapat dikembalikan.
“Saya kehilangan satu sak kacang hijau seberat 16 kilogram dan satu sak beras jagung seberat 25 kilogram. Saya berharap barang-barang itu dikembalikan,” ujarnya.
Sementara itu, kios ayam milik Noto disebut tidak mengalami kehilangan barang karena kondisinya sedang kosong saat kejadian.
Rekaman CCTV Jadi Perhatian Pedagang
Warga bernama Novi mengatakan, peristiwa tersebut menjadi perhatian para pedagang di Pasar Prigen. Rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang perempuan memasuki kios turut beredar di kalangan warga.
Hingga berita ini disusun, para korban disebut belum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Mereka memilih menyebarkan informasi mengenai peristiwa itu dengan harapan pihak yang bertanggung jawab menyadari perbuatannya dan mengembalikan barang-barang yang hilang.
Belum ada keterangan mengenai identitas orang yang terekam CCTV maupun perkembangan penyelidikan kepolisian terkait dugaan pencurian tersebut.(æ/red)





