
MUARO JAMBI, BeritaTKP.com – Insiden tragis terjadi di aliran Sungai Batanghari, tepatnya di RT 04, Desa Keranggan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, pada Minggu (9/8/2026) sore sekitar pukul 15.45 WIB. Tiga orang bocah dilaporkan tenggelam saat tengah asyik berenang di lokasi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi, AKP Robby Nizar, mengonfirmasi bahwa dari tiga anak yang tenggelam, dua orang di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu korban lainnya berhasil diselamatkan oleh warga setempat.
“Benar, kemarin sore kejadiannya. Info dari Polsek Sekernan 2 orang meninggal dan yang 1 masih terselamatkan,” ujar AKP Robby, Senin (10/8/2026).
Kedua korban meninggal dunia merupakan anak perempuan yang masih berstatus pelajar, yakni TS (13) warga Desa Keranggan dan R (12) warga Kelurahan Sengeti.
Imbauan Basarnas Terkait Fenomena Pasir Timbul
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi, Lutfi Mulyawan, mengungkapkan bahwa pihaknya sempat menerima laporan darurat tersebut, namun korban berhasil dievakuasi lebih dulu oleh warga sebelum tim penyelamat tiba di lokasi.
Lutfi mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan ketat terhadap anak-anak yang beraktivitas di sekitar perairan. Ia menyoroti fenomena pasir timbul di sepanjang aliran Sungai Batanghari yang kerap muncul saat debit air menyusut dan dijadikan tempat berenang musiman.
“Fenomena pasir timbul kerap memberikan kesan seolah-olah perairan dangkal dan aman. Namun, dasar Sungai Batanghari memiliki kedalaman yang tidak merata, kontur tanah yang mudah tergerus, serta arus bawah yang sangat deras yang dapat menyeret siapapun secara tiba-tiba,” tegas Lutfi.
Basarnas mengimbau masyarakat yang beraktivitas atau bermain di area sekitar sungai dan pasir timbul untuk senantiasa mengenakan jaket pelampung (life jacket), serta segera menghubungi Emergency Call Center Basarnas di nomor 115 (bebas pulsa) apabila mendapati kondisi darurat di perairan.(æ/red)





