Nganjuk, Berita TKP.com – Sebagai pencerminan umat Islam dalam memperingati suatu hari yang terpenting kebetulan jatuh pada Tgl 29 bulan Juni di tahun 2023 ini   yaitu  ” HARI RAYA IDUL ADHA ” atau yang sudah lazim dikatakan HARI RAYA QURBAN karena pada hari tersebut para Umat Islam mempersiapkan untuk mengorbankan binatang piaraannya sejenis Lembu , Kerbau dan Kambing yang dagingnya dibagikan untuk dikonsumsi masyarakat semua , sedang sumber dana dari perkumpulan Masjid tersebut .

Di Desa Jambi , Kecamatan Baron  tepatnya di Masjid ” Miftahul Ulum ” yang dibawah Takmir Zakarya  bahwa peringatan Qurban dengan memotong binatang berupa Kambing sebanyak 9 ekor dengan nilai harga beli senilai kurang lebih 3 juta rupiah , dikelola oleh 14 personil .  Wahyudi sebagai Ketua Panitya  akan membagikan daging tersebut ke warga sebanyak 430  KK  selain panitya , pemotongan binatang dilaksanakan seusai Sholat Id tadi pagi langsung dikerjakan oleh sekitar 20 personil .

Takmir Mustajib dari Masjid ” Sunan Giri ” Desa Jambi sebelah selatan telah memotong binatang Sapi sebanyak 3 ekor senilai 60 Juta , Kambing  5  ekor , Kambing  5 ekor seharga 15  Juta , yang dikelola oleh Panitya 47 personil menangani semua  untuk dibagikan ke warga sebanyak 330 KK ( untuk 3 lingkungan ) plus panitya . Oleh Ketua panitya   H. Siswoyo diperkirakan tiap KK mendapat 1 kg, sedangkan sumber dana dari persatuan dan perkumpulan Masjid .

Mushola An’nur Dusun Kandangan, Desa  Kedungrejo , Kec. Tanjunganom  yang di kelola sebagai Takmir Nur sholeh ( Ketua Panitya ) telah memotong hewan Sapi 1 ekor seharga 30 Juta , Kambing 3 ekor senilai  10.500 000 rupiah  dibagi ke 500 KK mereka memperoleh bagian 9 ons , sedangkan panityanya berjumlah 40 orang , pendanaan dari mereka yang mengkorbankan .

Dari para Takmir yang sempat bicara kepada awak media ini dengan bisa terlaksanakan dalam  merayakan Hari Raya Idul Adha dan dapat melaksanakan pemotongan binatang korban  serta dapat membagikan daging korban ke masyarakat maka merasa bangga dan berbahagia hati karena telah bisa menyelesaikan apa yang telah menjadi amanah dalam ajaran Islam. ( tut )