SUMEDANG, BeritaTKP.com – Kasus penemuan jasad sopir taksi online, Yogi Sarapudin (35), yang terkubur di kawasan perkebunan teh Cisoka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai menemui titik terang. Polisi mengamankan dua orang berinisial AD (30) dan MIN (17) yang diduga terlibat dalam kasus kematian korban.
Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, mengatakan kedua orang tersebut diamankan oleh tim URC Resmob Satreskrim Polres Sumedang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Tim URC Resmob Satreskrim Polres Sumedang telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan seorang pengemudi transportasi online,” ujar Awang, Senin (12/10/2026).
Korban Sempat Dilaporkan Hilang oleh Keluarga
Yogi Sarapudin sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di kawasan perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.
Penemuan jasad korban tersebut mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan dua orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.
Menurut keterangan kepolisian, kedua orang yang diamankan diduga membawa jasad korban ke kawasan Citengah untuk dikuburkan.
Jasad Ditemukan Terkubur Sekitar Satu Meter
Jasad Yogi ditemukan dalam kondisi terkubur pada kedalaman sekitar satu meter di kawasan Cisoka. Petugas kemudian melakukan pembongkaran lokasi untuk mengevakuasi jenazah korban.
Setelah ditemukan, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih, Bandung, untuk menjalani autopsi.
Pemeriksaan medis tersebut dilakukan guna memastikan penyebab kematian korban sekaligus membantu penyidik mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi.
Polisi Dalami Motif dan Peran Kedua Terduga
Meski telah mengamankan dua orang, polisi belum membeberkan secara terperinci motif maupun kronologi lengkap dugaan pembunuhan tersebut.
Penyidik Satreskrim Polres Sumedang masih mendalami peran masing-masing pihak serta melengkapi alat bukti yang diperlukan dalam penanganan perkara.
“Penyidik masih mendalami motif, peran masing-masing pihak, serta melengkapi alat bukti,” kata Awang.
Hasil penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap penyebab kematian Yogi serta memastikan pertanggungjawaban hukum pihak-pihak yang terbukti terlibat.(æ/red)





