Bima, BeritaTKP.com – Warga Kelurahan Mande, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dikejutkan dengan penemuan sesosok pria muda tak bernyawa dalam kondisi mengenaskan di dalam kamar kos, Selasa (17/6/2025) sore. Korban diketahui berinisial SN (20), warga Desa Donggo Bolo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bima Kota AKP Dwi Kurniawan Kusuma Putra menjelaskan jenazah korban ditemukan dalam kondisi tergeletak bersimbah darah. Dugaan sementara, korban tewas akibat penganiayaan berat yang mengarah pada tindakan pembunuhan.

“Kami menerima laporan dari warga sekitar sekitar pukul 17.00 WITA, dan segera menurunkan tim ke lokasi kejadian. Saat tiba, korban sudah tidak bernyawa,” terang AKP Dwi dalam keterangan resminya yang diterima media ini, Rabu (18/06).

Pihak kepolisian langsung mengambil langkah awal dengan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Bima untuk dilakukan visum luar. Garis polisi pun dipasang guna mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), sementara proses penyelidikan dan pengumpulan barang bukti masih berlangsung.

“Korban diketahui sebagai pemuda asal Woha. Saat ini kami sedang memeriksa saksi-saksi dan menyisir kemungkinan motif di balik insiden ini,” terang Kasat Reskrim Polres Bima Kota.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti pelaku maupun motif dari dugaan pembunuhan tersebut. Namun pihak kepolisian memastikan bahwa proses penyidikan akan dilakukan secara menyeluruh dan profesional.

“Saat ini, kami masih bekerja, kita pastikan akan serius menangani kasus ini. Kami juga membuka ruang bagi masyarakat yang mengetahui informasi seputar kejadian ini untuk segera melapor. Informasi sekecil apa pun sangat membantu dalam pengungkapan kasus ini,” tutup AKP Dwi.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kekerasan yang terjadi di wilayah hukum Kota Bima. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga keamanan lingkungan, terutama di kawasan hunian sewa seperti kos-kosan yang kerap luput dari pengawasan. (æ/red)