SRAGEN, BeritaTKP.com – Polisi terus mendalami kasus kematian tragis Bilqis Rajiansyah Lestari berusia 11 tahun, bocah asal Bromoasri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Sragen. Dalam penyidikan kasus ini, polisi bahkan sampai menyelam ke Sungai Bengawan Solo untuk mencari barang bukti yang diduga dibuang oleh pelaku.

Pelaku bernama Suparman alias Blendus berusia 53 tahun telah ditangkap polisi. Ia diduga menghabisi korban dengan motif ingin menguasai barang milik korban.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indiyasari, mengatakan polisi melakukan penyisiran hingga kawasan Jembatan Ndrojo, Sambungmacan, untuk mencari pakaian yang dikenakan pelaku saat melakukan kejahatan.

Menurut Dewiana, berdasarkan pengakuan pelaku, setelah melakukan aksinya, pelaku membuang pakaian berupa kaus dan celana di sekitar Sungai Bengawan Solo. Setelah dilakukan pencarian, barang bukti tersebut akhirnya berhasil ditemukan.

Selain pakaian, polisi juga menyita sepeda motor milik korban yang sempat dicuri oleh pelaku. Penadah yang menerima kendaraan tersebut juga telah diamankan.

Dewiana menjelaskan, motif sementara pelaku adalah ingin menguasai harta milik korban, yakni sepeda motor Honda Vario dan satu unit handphone.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudo Praseno, mengatakan pelaku diduga berusaha menghilangkan jejak setelah kejadian. Salah satunya dengan membuang barang bukti ke Sungai Bengawan Solo.

Barang bukti yang dicari polisi di sungai antara lain jaket hoodie berwarna oranye dan celana panjang hitam. Untuk menemukan barang tersebut, anggota kepolisian harus turun langsung dan menyelam ke aliran sungai.

Selain itu, polisi juga menemukan celana pendek jenis chinos berwarna cokelat. Barang bukti tersebut disebut sempat disembunyikan di area kebun.

Menurut Catur, celana tersebut juga diperkuat dengan keterangan keluarga pelaku. Saat ditunjukkan sebelum barang ditemukan, anak pelaku mengenali celana itu karena disebut mirip dengan celana yang pernah ia belikan saat berada di Sulawesi.

Polisi menilai pelaku sempat berupaya menghilangkan barang bukti setelah kejadian. Namun, sejumlah barang bukti berhasil ditemukan dan kini diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena korban masih anak-anak dan peristiwa tersebut menimbulkan duka mendalam bagi keluarga. Polisi kini terus melengkapi bukti dan mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan proses hukum berjalan tuntas.

Pihak kepolisian juga telah mengamankan pelaku serta pihak lain yang diduga berkaitan dengan barang hasil kejahatan. Penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap seluruh fakta dalam kasus kematian Bilqis.(æ/red)