Banten, BeritaTKP.com – Polisi menangkap HA (30), pelaku pembunuhan anak politisi PKS di Cilegon, Banten. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Dian Setyawan, menyebut motif pelaku adalah ekonomi.
“Yang bersangkutan melakukan aksinya karena motif ekonomi,” ujar Dian dalam konferensi pers di Polres Cilegon, Senin (5/1/2026).
Terjerat Kripto
Pelaku awalnya bermain saham kripto dengan modal Rp 400 juta, hasil tabungan bersama istrinya. Uang tersebut sempat berkembang hingga menjadi Rp 4 miliar.
“Dari Rp 400 juta ini dimainkan berkembang sampai mendatangkan keuntungan senilai Rp 4 miliar,” kata Dian.
Namun, pelaku tidak puas dan kembali bermain kripto. Akibatnya, ia kalah besar, hingga harus meminjam uang:
- Rp 700 juta dari bank
- Rp 70 juta dari koperasi tempatnya bekerja
- Rp 50 juta dari pinjaman online
“Tujuannya untuk main kripto lagi, tapi hasilnya kalah kembali,” tambah Dian.
Kronologi Pembunuhan
Peristiwa pembunuhan terjadi pada 16 Desember 2025, di rumah mewah korban di perumahan BBS 3, Cilegon. Korban, bocah 9 tahun bernama Maman Suherman, tewas bersimbah darah dengan 19 luka, berasal dari senjata tajam dan benda tumpul.
Polisi sempat menghadapi kesulitan karena CCTV di rumah korban sudah mati sejak 2023 dan tidak ada sekuriti yang berjaga.
Hingga kini, pelaku telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut, termasuk pemeriksaan terkait motif ekonomi yang mendorong tindakan keji tersebut.(æ/red)





