
Ngawi, BeritaTKP.com – Sebuah mobil yang ditumpangi oleh salah satu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Abdullah Syamsul Arifin, terbalik di parit pinggir Jalan Tol Ngawi Solo KM 549B masuk Desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Senin (19/1/2024) pukul 00.15 WIB.
Mobil Fortuner putih nopol P 1672 HO itu terbalik usai menghantam pembatas jalan. Akibat kecelakaan itu, Muhammad Baidowi (30) seorang driver yang merupakan warga Bangsalsari, Jember, meninggal dunia. Jenazah Muhammad Baidowi pun dievakuasi ke RSUD dr Soeroto Ngawi.
Kecelakaan bermula ketika mobil yang mulanya dikemudikan oleh korban, digantikan oleh Hisyam Abdulllah (18), putra Abdullah Syamsul Arifin. Mobil itu melaju kencang saat cuaca hujan dari arah Surabaya menuju Yogyakarta untuk hadir dalam Harlah ke-101 NU pada Senin (29/01/2024) siang.
Sesampainya di lokasi kejadian, mobil diduga mengalami aguaplaning dan kemudian menghantam pembatas di kiri jalan. Mobil itu berhenti setelah terbalik ke parit. Muhammad Baidowi pun tewas di lokasi, sementara Abdullah Syamsul Arifin dan Hisyam Abdullah mengalami luka.
‘’Beliau ini menjabat sebagai Ketua Bidang Lembaga Dakwah Pengurus Besar NU. Rencananya, Bapak Abdullah Syamsul Arifin ini akan hadir langsung dalam Harlah ke-101 NU di Yogyakarta. Namun, mengalami kecelakaan di Ngawi ini, satu orang meninggal ini merupakan driver. Saat kecelakaan, drivernya ini pas tidak nyetir. Digantikan oleh putra beliau sejak dari Surabaya,’’ kata Fahrudin, Sekretaris PC NU Ngawi.
Syamsul Arifin dan Hisyam Abdullah kin masih menjalani perawatan di RS Widodo Ngawi. Keduanya sudah dalam kondisi sadar dan bisa diajak berkomunikasi. Polisi pun sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mobil Fortuner itu sudah dievakuasi ke Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi. (Din/RED)





