SURABAYA, BeritaTKP – Kasus pembobolan dua rumah kosong di kawasan Gununganyar, Surabaya, mulai menemui titik terang. Polisi menduga aksi tersebut tidak dilakukan seorang diri.
Untuk mengungkap identitas para pelaku, Polsek Gununganyar mendapat dukungan tim gabungan Jatanras dan Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Kapolsek Gununganyar Iptu Tulus Wibowo mengatakan dugaan adanya lebih dari satu pelaku diperkuat keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi.
Sejumlah Orang Sempat Terlihat di Sekitar Lokasi
Menurut Tulus, petugas keamanan di sekitar tempat kejadian sebelumnya sempat melihat beberapa orang yang tidak dikenal lalu-lalang di kawasan tersebut.
Keberadaan orang-orang tersebut menjadi salah satu petunjuk yang kini didalami penyidik.
“Terduga pelaku pembobolan rumah kosong di Gununganyar disebut lebih dari satu orang. Kami terjunkan tim dan di-back up tim gabungan Jatanras dan Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk memburu para pelaku,” ujar Tulus, Senin (7/9/2026).
Rumah Dibobol dari Bagian Belakang
Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi mendapati dugaan akses masuk pelaku berada di bagian belakang rumah.
Pemilik rumah baru mengetahui kejadian tersebut setelah mengecek kondisi kediamannya. Saat diperiksa, kondisi bagian dalam rumah sudah tidak seperti semula.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mencari petunjuk yang dapat mengarah kepada para pelaku.
Polisi Kumpulkan Keterangan Saksi
Selain memeriksa lokasi, penyidik juga meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi.
Jejak yang ditemukan di lokasi serta informasi dari warga sekitar kini menjadi bahan penyelidikan untuk mengetahui bagaimana aksi tersebut dilakukan dan siapa saja yang terlibat.
Tim gabungan masih bergerak untuk mengidentifikasi keberadaan para terduga pelaku.
Polisi juga mengimbau warga yang memiliki informasi terkait aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi agar segera menyampaikannya kepada petugas.(æ/red)





