KUDUS, BeritaTKP – Kebakaran terjadi di lingkungan SMP Negeri 1 Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (7/9/2026). Api membakar sebuah gudang sekolah yang digunakan untuk menyimpan material kayu bekas meja dan kursi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, saat kegiatan belajar mengajar masih berlangsung. Kepulan asap dan kobaran api terlihat dari area gudang sehingga membuat pihak sekolah segera melakukan penanganan.
Guru Dwi Anggraeni (28) menjadi salah satu orang pertama yang mengetahui kejadian tersebut. Ia kemudian meminta bantuan petugas kebersihan sekolah, Moh Riyanto (49), untuk melakukan pemadaman awal.
Sejumlah guru lainnya turut mengambil alat pemadam api ringan (APAR) guna membantu mengendalikan api. Namun, upaya pemadaman secara mandiri belum mampu sepenuhnya menghentikan kobaran di dalam gudang.
Api Dilaporkan ke Pemerintah Desa
Pihak sekolah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa Sambung. Laporan itu diteruskan kepada petugas ketenteraman dan ketertiban (Trantib) Kecamatan Undaan.
Pemerintah Desa Sambung bersama Tim Desa Tangguh Bencana (Destana) Sambung kemudian bergerak menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman.
Karena api masih belum sepenuhnya terkendali, petugas pemadam kebakaran Satpol PP dan BPBD Kabupaten Kudus turut dikerahkan.
Sekitar pukul 10.35 WIB, petugas Trantib Kecamatan Undaan bersama Relawan Kencana, personel Polsek Undaan, serta Babinsa Sambung tiba di lokasi.
Lima menit kemudian, bantuan armada pemadam kebakaran menyusul.
Tiga Unit Mobil Damkar Dikerahkan
Sekitar pukul 10.40 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran Satpol PP Kabupaten Kudus dan satu unit mobil pemadam BPBD Kudus tiba di lingkungan SMPN 1 Undaan.
Petugas langsung melakukan pemadaman terhadap api yang masih berada di dalam gudang. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa dan mencegah kemungkinan api kembali muncul.
Kepala BPBD Kabupaten Kudus Eko Hari Djatmiko mengatakan material yang terbakar merupakan kayu bekas meja dan kursi yang sudah tidak digunakan.
Tidak Ada Korban Jiwa
Beruntung, kebakaran gudang SMPN 1 Undaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Aktivitas di lingkungan sekolah juga tidak dilaporkan menimbulkan korban dalam kejadian tersebut.
Penyebab pasti kebakaran hingga kini belum diketahui dan masih memerlukan penelusuran lebih lanjut.(æ/red)





