MADIUN, BeritaTKP.com – Insiden ledakan terjadi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) yang berlokasi di Jalan Raya Madiun–Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026). Peristiwa nahas ini menelan korban jiwa serta menyebabkan sejumlah personel TNI AD terluka.
Kronologi Kecelakaan Kerja Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, menjelaskan bahwa ledakan tersebut terjadi saat personel sedang melaksanakan prosedur pemeriksaan dan perawatan material munisi di gudang penyimpanan.
Akibat kejadian ini, satu orang prajurit dinyatakan gugur. Selain itu, terdapat enam personel lainnya yang menjadi korban, dengan rincian empat orang mengalami luka berat dan dua orang mengalami luka ringan. Seluruh korban segera dievakuasi ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan penanganan medis intensif pasca-kejadian.
“Tentara Nasional Angkatan Darat berdukacita yang mendalam atas insiden kecelakaan kerja yang terjadi di Gupusmu II Puspalad Saradan, Kabupaten Madiun,” ujar Donny.
Pembentukan Tim Investigasi TNI AD telah mengambil langkah cepat dengan membentuk tim investigasi guna mengusut penyebab pasti ledakan tersebut. Tim ini saat ini telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh, profesional, objektif, dan transparan.
Terkait maraknya spekulasi di tengah masyarakat, Kadispenad mengimbau semua pihak untuk bersabar dan menunggu hasil penyelidikan resmi.
“Kami mengajak seluruh pihak memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai,” tegas Donny.
Pihak TNI AD berkomitmen untuk memberikan pendampingan penuh kepada para korban beserta keluarganya, serta memastikan proses investigasi berjalan dengan akuntabel. TNI AD berjanji akan menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan kepada publik secara berkala setelah tim investigasi menyelesaikan tugasnya.(æ/red)





