JEMBER, BeritaTKP.com – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta tanpa palang pintu aktif JPL 104, Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebuah mobil Toyota Fortuner tertabrak Kereta Api (KA) Ijen Ekspres hingga terseret sejauh sekitar 750 meter.
Korban dalam kecelakaan tersebut adalah Yusril Nur Ibnu P (22), warga Desa Mundurejo, Kecamatan Umbulsari, Jember. Ia meninggal dunia setelah kendaraan yang dikendarainya dihantam kereta.
Benturan keras membuat mobil Fortuner dengan nomor polisi P 1236 HY mengalami kerusakan berat dan baru berhenti setelah terseret hingga kawasan Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari.
Kasat Lantas Polres Jember AKP Ade Andini menjelaskan, KA Ijen Ekspres dengan nomor rangkaian CC 2018901 melaju dari arah Malang menuju Stasiun Ketapang, Banyuwangi. Pada saat bersamaan, mobil korban melintas dari arah selatan menuju utara.
Karena kondisi perlintasan tidak berpalang dan jarak kendaraan dengan kereta sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
“Terjadi benturan keras dalam jarak dekat sehingga kendaraan terseret hingga ke wilayah Desa Gambirono,” ujar Ade.
Korban Meninggal Setelah Dievakuasi
Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka berat pada bagian dada dan bahu. Petugas kemudian mengevakuasi korban ke Puskesmas Bangsalsari, namun nyawanya tidak tertolong.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang rusak, memeriksa sejumlah saksi, serta mengajukan pemeriksaan medis terhadap korban.
Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengetahui faktor utama penyebab kecelakaan.
KA Ijen Ekspres Sempat Berhenti
Manajer Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, kecelakaan bermula ketika mobil melintas di perlintasan sebidang. Masinis KA Ijen Ekspres sebelumnya telah memberikan peringatan melalui semboyan 35 secara berulang.
Namun, karena jarak kereta dan kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tetap terjadi.
Setelah kejadian, KA Ijen Ekspres sempat berhenti luar biasa untuk pemeriksaan sarana. Setelah dinyatakan aman, perjalanan kereta kembali dilanjutkan.
Tidak ada korban dari pihak penumpang maupun petugas kereta api. Akibat insiden tersebut, perjalanan KA Ijen Ekspres mengalami keterlambatan sekitar 46 menit dan lokomotif mengalami kerusakan pada bagian lampu kabut.(æ/red)





