Jombang, BeritaTKP.com – Sebuah toko emas yang terletak di pinggir Pasar Perak, menjadi target lokasi pembobolan komplotan pencuri. Meski begitu, aksi pembobolan yang terjadi pada Rabu (24/5/2023) kemarin tersebut berlangsung gagal. Pelaku berhasi melarikan diri dengan tidak membawa satu barang pun.

Ahmad Nasikhudin (38), pemilik toko menjelaskan, pelaku pencurian itu hanya satu orang. Ia membawa seperangkat alat las dan tas serta mengendarai sepeda motor matic. Pintu dan brankas toko ini dibobol maling menggunakan las. “Sepeda motornya Honda Vario warna hitam, diparkir di pinggir jalan depan itu,” ungkapnya.

Seperangkat alat yang dibawa pelaku untuk membobol toko emas di Jombang.

Tak hanya itu, Udin juga menyebut pelaku membawa senjata tajam jenis celurit saat beraksi. Senjata itu digunakan untuk mengancam warga yang memergoki aksinya. “Waktu keluar itu ada dua orang di depan, dia sendiri, tapi karena bawa celurit, yang dua tidak berani karena diancam pelaku juga,” tambahnya.

Para saksi warga tak bisa mengenali pelaku pembobolan itu sebab pelaku mengenakan jaket dengan helm dull face. Saat itu juga, CCTV yang ada di dalam toko seluruhnya juga tidak berfungsi. “CCTV tidak bisa merekam karena sebelum masuk, listrik dimatikan dari luar, dan CCTV juga ada di dalam, sehingga otomatis mati,”tambahnya,

Yang ia dan saksi ketahui, pencuri itu adalah seorang pria berperawakan tinggi kurus. “Perkiraan tingginya sekitar 175 sentimeter,” pungkasnya. Kendati tak ada barang dagangannya yang hilang, Udin menyebut tetap berharap pelaku pembobolan itu berhasil dibekuk. “Ya harapannya tetap bisa ditangkap, agar tidak meresahkan lagi,” pungkasnya. (Din/RED)