BULUNGAN, BeritaTKP.com — Kebakaran besar melanda Kantor Bupati Bulungan, Kalimantan Utara, yang berada di Jalan Jelarai Raya, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, pada Rabu (20/5/2026) malam.
Api mulai terlihat sekitar pukul 21.00 WITA. Kobaran api kemudian membesar dan merembet hingga membakar bagian ruang kerja Bupati dan Wakil Bupati Bulungan.
Salah satu petugas kebersihan Kantor Bupati Bulungan, Suminah, mengaku langsung menuju lokasi setelah melihat kobaran api dari rumahnya. Rumah Suminah diketahui berjarak sekitar 200 meter dari kantor bupati.
“Ya Allah… Allahuakbar… Mudah-mudahan cepat padam,” ucap Suminah.
“Baru saja melihat tadi saya langsung ke sini. Karena api kelihatan dari rumah,” ujarnya.
Sekitar pukul 23.00 WITA, api mulai berhasil dipadamkan. Namun, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan karena api sempat kembali muncul di beberapa titik.
Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi untuk memastikan sumber api.
Dalam proses pemadaman, sejumlah armada dikerahkan ke lokasi. Selain unit Damkar Bulungan, tampak pula kendaraan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Armoured Water Cannon milik Polda Kaltara dan Polresta Bulungan, serta armada damkar dari Bandara Tanjung Harapan.
Personel TNI AD juga turut dikerahkan membantu penanganan kebakaran. Sementara itu, PMI menyiagakan tiga unit ambulans, terdiri dari satu unit PMI Provinsi Kaltara dan dua unit PMI Bulungan.
Kepala Markas PMI Kabupaten Bulungan, Tono, mengatakan sebanyak 14 anggota PMI dari tingkat provinsi dan kabupaten diterjunkan ke lokasi.
“Anggota PMI Provinsi Kaltara dan Kabupaten Bulungan sebanyak 14 orang turun ke lokasi dan tiga ambulans disiagakan,” ujar Tono.
Dalam insiden tersebut, seorang petugas damkar Kabupaten Bulungan bernama Nurdin mengalami luka akibat terkena pecahan kaca. Ia mendapatkan perawatan dari petugas PMI Bulungan.
“Saya tadi menghindari pecahan kaca dari atas agar tidak jatuh ke badan dengan tangan,” ujar Nurdin setelah mendapat perawatan.
Dua jari Nurdin dibersihkan dan diperban petugas PMI. Ia tampak menahan sakit saat menjalani perawatan di lokasi.
Nurdin mengaku sedang tidak piket ketika kebakaran terjadi. Namun, begitu mendengar kabar Kantor Bupati Bulungan terbakar, ia langsung berangkat menuju lokasi.
“Tadi saya lagi makan di rumah dan sedang tidak piket. Tapi saat dengar ada kebakaran di Kantor Bupati, saya langsung berangkat,” katanya.
Menurut Nurdin, hampir seluruh armada damkar Bulungan dikerahkan untuk memadamkan api.
“Kayaknya semua armada turun. Ada delapan dari markas Jalan Katamso dan dua armada siaga dari kecamatan terdekat,” ungkapnya.
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti awal mula kebakaran. Namun, saat tiba di lokasi, api sudah terlihat membesar dari bagian belakang bangunan utama Kantor Bupati Bulungan.
Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran serta total kerugian akibat peristiwa tersebut.(æ/red)





