Madiun, BeritaTKP.Com – Banjir menerjang beberapa titik Kecamatan Saradan, Madiun. Banjir Madiun kiriman Gunung Wilis ini terjadi lantaran hujan deras selama 6 jam mulai Rabu (14/4) pukul 18.00 WIB-01.00 WIB, Kamis (15/4/2021).

Pegawai bank bersih-bersih kantornya usai banjir.

Ketinggian air hingga 1 meter sempat membuat jalur arteri Madiun-Surabaya sepanjang 100 meter putus total.

“Tinggi banjir ada sekitar satu meter di jalan, ini air masuk rumah,” ujar Doni ,25, warga Desa Kecamatan Saradan.

Peristiwa banjir ini mulai datang sekitar pukul 22.30 WIB dan surut pukul 04.00 WIB. “Banjir sekitar 100 meter panjangnya. Mulai jembatan timur sebelum pertigaan hingga ke barat sampai kantor BRI,” ujar sembari membersihkan lumpur di rumahnya.

Kantor Bank BRI Saradan ikut terdampak banjir. Aktivitas di bank pun diliburkan. “Ini lagi bersihkan banjir lumpur karena banjir mulai tadi malam,” ujar Irwan, salah satu pegawai BRI.

Sementara jalur arteri Jalan Raya Madiun-Surabaya yang sempat lumpuh kini telah dilalui kendaraan. Data yang dihimpun saat ini banjir di Madiun bergeser ke Kecamatan Pilangkenceng dan Balerejo. BPBD Kabupaten Madiun hingga kini masih mendata desa-desa yang sempat terkena banjir. AR/Red