Lampung Selatan, BeritaTKP.com – Seorang perempuan bernama Wulansari (27) yang dilaporkan hilang selama dua bulan akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Proses pencarian yang dilakukan keluarga bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan berakhir dengan kepastian keberadaan korban.
Kepala Bidang Damkarmat Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, mengatakan pihaknya menerima laporan kehilangan dari keluarga korban, yang menyebut Wulansari tidak lagi dapat dihubungi sejak menjelang Idul Adha.
Setelah laporan diterima, petugas langsung menyebarkan informasi identitas dan ciri-ciri korban ke jaringan masyarakat serta relawan. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika seorang warga melaporkan keberadaan perempuan yang sesuai dengan deskripsi yang disebarkan.
Petugas kemudian melakukan verifikasi di lokasi dan memastikan bahwa perempuan tersebut benar adalah Wulansari yang selama ini dicari. Setelah identitas dipastikan, korban langsung dievakuasi dan dibawa kembali kepada pihak keluarga.
Proses penjemputan dilakukan pada Kamis malam (18/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB dan korban tiba kembali di rumah keluarganya di Bandar Lampung pada pukul 23.15 WIB.
Di sisi lain, keluarga korban mengungkap bahwa Wulansari baru sekitar dua bulan menikah sebelum dilaporkan hilang. Ayah korban, Tugiyo, menyebut ada perubahan perilaku setelah anaknya menjalani kehidupan rumah tangga.
Menurut keterangan keluarga, Wulansari diduga mengalami tekanan selama tinggal bersama suaminya. Ia juga disebut sempat kesulitan berkomunikasi karena ponselnya diduga tidak bisa digunakan secara bebas.
Keluarga menambahkan, sebelum ditemukan, Wulansari sempat meminta bantuan di kantor kepolisian setempat, hingga akhirnya keberadaannya terlacak dan dilaporkan kepada pihak Damkar.
Meski demikian, tidak ada penjelasan resmi lebih lanjut terkait kondisi psikologis maupun situasi sebenarnya selama dua bulan ia menghilang. Pihak keluarga kini berharap Wulansari dapat pulih dan kembali menjalani kehidupan secara normal bersama keluarga.(æ/red)





