Banyuwangi, BeritaTKP.com – Sejumlah warga sekitar menolak keras adanya pertambangan emas di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Hal ini diiringi dengan adanya dugaan pengadangan sejumlah petugas survei dari PT Bumi Suksesindo (BSI) yang akan melakukan pembukaan jalur penelitian di Gunung Salakan. Beberapa warga mencoba menghentikan kendaraan milik polisi yang mengawal tim survei PT BSI.

Beberapa warga tampak hadang rombongan Tim Peneliti PT BSI.

Bahkan beberapa warga rela berdebat dengan Kapolsek Pesanggaran AKP Basori Alwi. Mereka menolak keras kedatangan Tim Survei yang hendak masuk ke wilayah Gunung Salakan.

“Piye ngene iki. Lek koyo ngene iki masyarakat geger pastine (bagaimana ini, kalau seperti ini terus geger masyarakat),” ujar salah satu warga. Kalimat itu ditujukan kepada aparat kepolisian yang diduga melakukan pengawalan terhadap Tim Survei PT BSI. Sebab masyarakat tidak mau jika Gunung Salakan ditambang.

Kapolsek Pesanggaran AKP Basori Alwi membenarkan terjadinya insiden di pertigaan Mbah Marwah Kampung Rowojambe Dusun Pancer Desa Sumberagung Pesanggaran. “Iya memang tadi ada sedikit salah paham. Nanti ya sudah kami tarik kembali,” ujarnya, Kamis (18/8/2022) kemarin.

Kesalahpahaman itu, kata Basori, dipicu adanya pembukaan lahan untuk Tm Survei tambang emas di Gunung Salakan. Rencana itu kemudian ditolak warga. “Ya ada penolakan itu ke tambang,” pungkasnya. (Din/RED)