Blitar, BeritaTKP.Com – Seorang pria berinisial S ,35, warga Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar nekat melakukan bunuh diri. Pria tersebut diduga depresi setelah keinginannya mengakhiri masa lajang tak kunjung terlaksana. Ia ditemukan tewas tergantung di pohon kluweh yang terletak di area persawahan, pada Rabu (21/4/21) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kejadian bermula saat pagi hari, bersama dua temannya S pergi ke sawah untuk memanen padi di sawah milik tetangga. Saat hari sudah siang, S izin ke teman-temannya untuk istirahat di dekat sawah. Sementara temannya pamit pulang untuk mengambil air.
Namun, ketika mereka kembali ke sawah dan bermaksud membangunkan S di tempat istirahat, ternyata dia tidak ada. Kedua temannya kemudian mencari S di sekitar sawah yang dipanen. Lalu mata mereka tertuju pada tubuh yang tergantung di pohon kluweh. Ketika didekati, ternyata itu adalah S.
Keduanya tidak berani mendekat, akhirnya mereka melaporkan ke pamong desa kemudian diteruskan ke Polsek Gandusari.
“Menerima laporan kami ke lokasi dan tubuh korban masih tergantung di pohon. Korban tergantung di seutas tali tampar plastik sepanjang 170 cm. Dengan jarak kaki korban ke tanah 50 cm,” ujar Kapolsek Gandusari AKP Triwahyudi.
Bersama dengan bidan desa, anggota Polsek Gandusari melakukan pemeriksaan terhadap jenazah dengan menggunakan APD dan cairan disinfektan. Hasilnya, korban murni tewas gantung diri. Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
“Kematiannya murni gantung diri. Dugaan sebab kematian, menurut keterangan keluarganya, korban mengalami depresi dikarenakan ingin menikah namun belum terlaksana. Sedangkan adik-adiknya sudah menikah semua,” imbuhnya.
Pihak keluarga dan orang tua korban menerima takdir meninggalnya S. Mereka membuat surat pernyataan yang tidak menghendaki dilakukan tindakan autopsi pada korban. /Npr/Red





