SIDOARJO, BeritaTKP.com – Peristiwa bentrokan menggunakan senjata tajam terjadi di Jalan Wadungasri, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 05.20 WIB. Insiden yang melibatkan seorang penjual es degan bernama Purnomo dan seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya terluka.
Kapolsek Waru, Kompol Miftahul Amin, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kedua pria mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.
“Iya, benar ada peristiwa tersebut. Keduanya mengalami luka sabetan senjata tajam,” kata Miftahul Amin kepada detikJatim, Kamis (22/10/2026).
Satu Orang Meninggal Dunia di Lokasi
Menurut keterangan kepolisian, Purnomo mengalami luka akibat senjata tajam dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bunda Waru untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, pria yang diduga mengalami gangguan jiwa dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD Sidoarjo Notopuro.
Hingga kini, identitas pria yang meninggal dunia tersebut belum dijelaskan lebih lanjut dalam keterangan yang tersedia.
Diduga Berawal dari Serangan Mendadak
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, kejadian bermula ketika Purnomo diduga tiba-tiba diserang oleh pria tersebut.
Penjual es degan itu kemudian melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam untuk membela diri. Bentrokan tersebut berakhir dengan kedua pria mengalami luka.
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan secara final bagaimana peristiwa itu berlangsung. Keterangan saksi masih didalami untuk memastikan urutan kejadian yang sebenarnya.
Polisi Selidiki Asal-usul Senjata Tajam
Kapolsek Waru mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Polisi juga menelusuri asal-usul senjata tajam yang digunakan dalam bentrokan tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman di lokasi kejadian, mencari asal-usul senjata tajam yang digunakan, serta meminta keterangan dari saksi-saksi,” jelas Miftahul Amin.
Penyidik masih mengumpulkan keterangan untuk mengungkap penyebab bentrokan, termasuk memastikan bagaimana senjata tajam tersebut bisa berada di tangan pihak-pihak yang terlibat.
Polisi belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai kronologi maupun unsur hukum dalam peristiwa yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan seorang lainnya mengalami luka tersebut.(æ/red)





