KUDUS, BeritaTKP.com – Sebanyak 15 unit Chromebook dan sejumlah perlengkapan pendukung pembelajaran digital dilaporkan hilang dari SDN 1 Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Polisi kini menyelidiki kasus pencurian tersebut dengan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) dan nomor seri perangkat.

Selain 15 unit Chromebook, barang yang dilaporkan hilang meliputi 10 charger Chromebook dan satu charger Toshiba. Total kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Pencurian diduga terjadi pada Kamis (29/10/2026) dini hari. Peristiwa itu baru diketahui sekitar pukul 08.00 WIB ketika seorang guru hendak mengambil charger laptop untuk keperluan pembelajaran.

Namun, charger yang dicari ternyata sudah tidak berada di tempatnya. Guru tersebut kemudian menanyakan keberadaan barang itu kepada rekan sejawat yang menggunakan ruang komputer sehari sebelumnya.

Keduanya lalu memeriksa ruang komputer dan mendapati belasan Chromebook juga telah hilang. Setelah dilakukan pengecekan, pihak sekolah memastikan 15 Chromebook, 10 charger Chromebook, dan satu charger Toshiba tidak lagi berada di ruangan tersebut.

Polisi Olah TKP dan Periksa Saksi

Pihak sekolah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jati. Petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi.

Kapolsek Jati, AKP Subkhan, membenarkan adanya pencurian tersebut. Ia mengatakan penyelidikan dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap bagaimana aksi pencurian berlangsung.

“Saat ini sudah kami dalami dan lakukan penyelidikan. Kami juga melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk mengungkap kasus ini,” ujar Subkhan, Kamis (29/10/2026).

Polisi bersama Tim Identifikasi (Inafis) Polres Kudus juga telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian guna mencari petunjuk yang dapat membantu proses penyelidikan.

Lacak Chromebook Melalui Nomor Seri

Selain memeriksa kondisi lokasi, penyidik juga menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar sekolah. Polisi turut berupaya melacak keberadaan perangkat yang hilang berdasarkan nomor seri masing-masing Chromebook.

“Kami juga berkoordinasi dengan Tim Inafis untuk mendalami temuan di TKP. Selain itu, kami menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV dan keberadaan barang-barang yang hilang, termasuk berdasarkan nomor seri Chromebook,” kata Subkhan.

Diketahui, 15 unit Chromebook yang hilang merupakan perangkat hibah dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) yang diterima pihak sekolah sekitar dua tahun lalu.

Chromebook merupakan perangkat komputer jinjing yang menggunakan sistem operasi ChromeOS dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran digital.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap identitas pelaku, motif pencurian, serta keberadaan belasan perangkat yang dilaporkan hilang tersebut.(æ/red)