Gedung Balai Kota DKI Jakarta

Jakarta, BeritaTKP.Com  – Akhirnya terungkap Pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Jakarta. Pemprov DKI sudah memberikan sanksi pada oknum RT yang memotong bansos Corona.

Kepala Dinas Sosial Premi Lasari menerangkan kasus ini terbongkar ketika ada warga yang mengadu terkait pemotongan bansos tunai. Pihak Pemprov kemudian memerintahkan lurah untuk pengecekan di lapangan.

“Lurah melakukan pembinaan kepada.. memang terbukti melakukan itu dan diberikan sanksi sesuai pergub 171 tahun 2016,” ucap Kepala Dinas Sosial Premi Lasari di DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu 24/3/2021.

Premi pun mengungkap modus oknum RT yang melakukan pemotongan dana bansos tunai tersebut. Dia menyebut oknum RT memotong buat ongkos jalan.

“Waktu itu warga memberikan orangnya mengakui. Cuman untuk ongkos jalan,” ungkap Premi.

Premi menyebut kasus pemotongan dana bansos tunai ini baru ditemukan pertama kali. Dia tidak menyebutkan kejadian itu di wilayah mana.

“Saya hanya yang memproses yang ada pengaduan waktu itu. Sampai ke kami. Sudah saya sampaikan dia mengaku, sudah dikenakan sanksi,”pungkasnya.

Ketua Fraksi Gerindra di DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani menerima laporan dari warga yang mengeluhkan Pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST). Rani menyatakan temuannya ini tersebar di sejumlah wilayah Ibu Kota. Meskipun enggan memerinci lebih lanjut, politikus Gerindra ini mendesak Pemprov DKI Jakarta melakukan evaluasi penerimaan BST secara berkala.

“Berdasarkan aduan dari masyarakat dengan tujuan saya meminta pihak Dinsos dan Bank DKI pada saat itu terus melakukan evaluasi mekanisme penerimaan BST secara berkala guna perbaikan ke depannya,” ungkap Rani saat dihubungi, Jumat (12/3/2021).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan memberi sanksi berat terhadap oknum yang terbukti memotong BST. Riza meminta warga melapor apabila terjadi penyimpangan di lapangan. Sejauh ini, dia meyakini hal seperti ini tidak akan terjadi.

“Silahkan buktikan kalau ada yang disampaikan (bansos) DKI dipotong, silahkan protes. Kalau ada aparat kami motong di bank DKI kita akan beri sanksi yang berat,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. SH/Red