MINAHASA UTARA, BeritaTKP.com – Kebakaran hebat melanda kompleks Pergudangan Volvo di Desa Watutumou II, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, Jumat (6/11/2026) dini hari. Kobaran api yang melahap lima unit gudang, termasuk gudang penyimpanan petasan, disertai dentuman keras yang membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.
Suara ledakan tersebut bahkan terdengar seperti bom. Salah seorang warga bernama Anita mengaku terkejut saat mendengar dentuman dari arah kawasan pergudangan.
“Saya mendengar seperti ada bunyi bom,” ujar Anita kepada detikcom, Jumat (6/11/2026).
Anita menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.30 Wita ketika dirinya belum tidur. Setelah mendengar suara ledakan, ia langsung keluar rumah dan melihat kobaran api dari kompleks Pergudangan Volvo.
“Saat kejadian kami belum tertidur, itu sekitar pukul 00.30 Wita. Setelah kami keluar rumah melihat api dari gudang petasan,” ungkapnya.
Ledakan Petasan Berdampak pada Rumah Warga
Kebakaran yang disertai ledakan tersebut tidak hanya menghanguskan bangunan gudang, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di sekitar lokasi.
Rumah milik Anita menjadi salah satu yang terdampak. Ia menyebut plafon rumahnya mengalami kerusakan, sementara sejumlah kaca jendela pecah akibat kuatnya dentuman.
“Plafon rumah kami semua rusak dan kaca-kaca pecah,” tuturnya.
Kesaksian serupa disampaikan warga lainnya, Amir, yang tinggal di Perumahan Cozy Home, Desa Maumbi. Ia mengaku mendengar dua kali ledakan keras sehingga langsung keluar rumah untuk mencari sumber suara.
“Saya mendengar ledakan dua kali, sehingga segera keluar dari rumah untuk mencari sumber ledakan,” kata Amir.
Saat melihat ke arah kawasan pergudangan, Amir mendapati api telah membesar disertai kepulan asap yang membumbung tinggi.
“Api dari gudang petasan,” ujarnya.
Lima Unit Gudang Hangus Terbakar
Camat Kalawat, Agus Dondokambey, membenarkan bahwa kebakaran melanda lima unit gudang di kompleks Pergudangan Volvo. Salah satu bangunan yang terbakar diketahui merupakan tempat penyimpanan petasan.
“Lima unit gudang yang terbakar, salah satunya gudang petasan,” kata Agus.
Selain gudang petasan, terdapat pula gudang yang digunakan untuk menyimpan speaker, produk makanan beku (frozen food), serta material baja ringan.
Agus menambahkan, dentuman ledakan dari gudang petasan turut berdampak pada permukiman di sekitarnya. Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari kaca pecah hingga bagian atap roboh.
“Akibat dentuman ledakan di gudang, ada warga sekitar rumahnya kaca pecah dan atap roboh,” jelasnya.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga berita ini disampaikan, penyebab kebakaran yang melanda lima gudang tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Belum ada keterangan resmi mengenai sumber awal munculnya api maupun jumlah kerugian material akibat kejadian tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena kebakaran gudang penyimpanan petasan menimbulkan ledakan yang berdampak hingga ke rumah-rumah warga. Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab kebakaran serta mengevaluasi aspek keamanan penyimpanan bahan yang mudah meledak di kawasan pergudangan.(æ/red)





