MUSI BANYUASIN, BeritaTKP.com – Warga Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, digegerkan oleh penemuan jasad seorang perempuan di kawasan kebun sawit Jembatan 3, Jalan Selarai, Kelurahan Balai Agung, Kamis (5/11/2026) malam.
Korban diketahui bernama Rohana (49), warga Dusun III, Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu. Jenazahnya ditemukan sekitar pukul 23.36 WIB dalam posisi tertelungkup di dekat salah satu pohon sawit.
Saat ditemukan, terdapat sejumlah luka robek pada bagian kepala korban. Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian perempuan tersebut.
Korban tak kunjung pulang setelah bekerja
Kasi Humas Polres Musi Banyuasin, AKP S. Hutahaean, menjelaskan bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia, Rohana diketahui berangkat bekerja menyadap karet sekitar pukul 05.00 WIB.
Namun, hingga sore hari, korban belum juga kembali ke rumah seperti biasanya. Kondisi tersebut membuat keluarga khawatir dan memutuskan melakukan pencarian.
Sekitar pukul 16.00 WIB, keluarga mulai mencari keberadaan Rohana bersama warga setempat. Pencarian tersebut turut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Setelah beberapa jam pencarian, jasad korban akhirnya ditemukan oleh menantunya, Dodoi Yadi Candra, di kawasan kebun sawit Jembatan 3, Jalan Selarai.
Sandal dan alat penyadap ditemukan terpisah
Petugas menemukan sejumlah barang milik korban tidak jauh dari lokasi jasad. Sandal Rohana diketahui berada sekitar 12 meter dari posisi tubuhnya, sedangkan alat yang biasa digunakan untuk menyadap karet ditemukan sekitar 7 meter dari lokasi penemuan jenazah.
Temuan tersebut kini menjadi bagian dari bahan penyelidikan kepolisian untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban meninggal dunia.
Polisi masih selidiki penyebab kematian
Berdasarkan pemeriksaan awal dokter, ditemukan beberapa luka robek di bagian kepala korban. Namun, polisi belum menyimpulkan apakah luka tersebut berkaitan dengan penyebab kematian atau bagaimana peristiwa itu terjadi.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah Rohana dibawa ke rumah sakit umum daerah guna menjalani pemeriksaan medis dan visum et repertum.
AKP S. Hutahaean menyampaikan bahwa penyidik masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta mendalami berbagai petunjuk di lokasi kejadian.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan peristiwa tersebut agar segera melapor ke Polsek Sekayu atau menghubungi layanan Bantuan Polisi melalui Call Center 110.
Hingga kini, penyebab pasti kematian Rohana masih dalam penyelidikan. Polisi belum memastikan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.(æ/red)





