SEMARANG, BeritaTKP.com – Eka Kurniawan (56), pria berbaju hitam yang videonya viral saat terlibat perselisihan dengan warga terkait pembuangan limbah warung Bakso Bintang 2 di Semarang, akhirnya memberikan klarifikasi. Ia mengakui sempat terpancing emosi ketika berusaha menengahi persoalan tersebut.

Eka menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Saat mendengar keributan di depan rumahnya, ia keluar untuk mencari tahu persoalan yang sedang terjadi sekaligus mencoba mendamaikan kedua pihak.

Menurut pengakuannya, ia meminta warga yang terlibat perselisihan agar tidak memperpanjang keributan pada malam hari. Eka juga menyarankan agar persoalan tersebut disampaikan kepada pengurus RT supaya dapat dibahas melalui forum warga.

“Saya mencoba memediasi, menengahi permasalahannya apa,” ujar Eka saat memberikan keterangan di warung Bakso Bintang 2, Rabu (4/11/2026).

Tegaskan Bukan Pemilik maupun Karyawan Warung Bakso

Eka diketahui merupakan salah satu pengurus RT yang tinggal di seberang warung Bakso Bintang 2. Rumahnya berada di samping kediaman warga yang sebelumnya memprotes pembuangan limbah bakso ke saluran got di depan rumahnya.

Ia menegaskan tidak memiliki hubungan pekerjaan maupun kepemilikan dengan warung bakso tersebut.

Eka mengaku emosinya meningkat setelah salah satu warga yang terlibat perdebatan melontarkan perkataan yang dinilainya tidak pantas ketika dirinya berusaha menengahi.

Ia merasa tersinggung karena posisinya saat itu hanya ingin meredakan pertengkaran dan mengarahkan persoalan agar diselesaikan melalui jalur komunikasi lingkungan.

Klaim Limbah Telah Melalui Pengolahan

Terkait persoalan limbah, Eka menyebut cairan yang dialirkan ke selokan merupakan limbah rumah tangga dari aktivitas pencucian peralatan makan.

Ia juga menyampaikan bahwa pihak warung Bakso Bintang 2 telah menggunakan mikroba untuk mengurangi bau sebelum limbah dialirkan ke saluran pembuangan. Setelah proses tersebut, menurut keterangannya, limbah masih disiram menggunakan air bersih sekitar lima galon.

Eka menyatakan dirinya hanya ingin menjelaskan kondisi tersebut kepada warga. Namun, komunikasi yang berlangsung saat itu justru berkembang menjadi perdebatan.

Bantah Video Viral Menggambarkan Kejadian Secara Utuh

Eka turut menyoroti potongan video perselisihan yang beredar di media sosial. Menurutnya, rekaman yang viral tidak memperlihatkan keseluruhan rangkaian kejadian sehingga berpotensi menimbulkan pemahaman berbeda di tengah masyarakat.

Ia berharap persoalan tersebut tidak hanya dinilai berdasarkan potongan video, melainkan juga mempertimbangkan duduk perkara dan keterangan dari pihak-pihak yang terlibat.

Sementara itu, persoalan pembuangan limbah warung Bakso Bintang 2 sebelumnya juga menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dalam pemberitaan terpisah, DLH menyebut terdapat prosedur operasional standar (SOP) pengelolaan limbah yang dilanggar.

Dengan demikian, klarifikasi Eka mengenai proses pengolahan limbah merupakan keterangannya sendiri dan perlu dilihat bersama hasil pemeriksaan serta penjelasan resmi dari instansi terkait.(æ/red)