Unggahan viral tentang lansia dianiaya hingga tewas usai menolong siswi SMP yang diduga hendak diperkosa. (Foto: tangkapan layar)

LAMONGAN, BeritaTKP.com – Seorang pria lanjut usia berinisial R (65), warga Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh pria berinisial S (34). Peristiwa tersebut disebut terjadi ketika R berupaya menolong seorang siswi SMP yang diduga hendak menjadi korban kekerasan seksual.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah informasi mengenai kejadian tersebut beredar di media sosial pada Rabu (28/10/2026). Dalam unggahan yang viral, R disebut berusaha memberikan pertolongan setelah mendengar teriakan seorang anak perempuan yang diduga menjadi sasaran tindakan S.

Berdasarkan informasi yang beredar, siswi tersebut merupakan keponakan S. Saat kejadian, korban berteriak meminta pertolongan hingga menarik perhatian R, yang diketahui merupakan tetangganya.

R sehari-hari berjualan kerupuk rumahan. Ia kemudian berupaya menolong siswi tersebut hingga anak perempuan itu disebut berhasil melarikan diri untuk mencari bantuan. Namun, R justru diduga menjadi sasaran penganiayaan.

Korban Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Berdasarkan keterangan saksi yang beredar di media sosial, R diduga mengalami penganiayaan yang mengakibatkan luka serius. Korban disebut mengalami benturan pada bagian kepala serta luka akibat benda tajam.

Setelah kejadian tersebut, R sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama kurang lebih sepekan. Namun, nyawanya tidak tertolong dan ia akhirnya meninggal dunia.

Sementara itu, S disebut melarikan diri setelah peristiwa tersebut. Informasi mengenai keberadaan terduga pelaku kemudian memicu perhatian warganet yang mendesak agar kasus itu segera ditangani.

Meski demikian, kronologi lengkap kejadian dan dugaan tindak pidana yang terjadi masih perlu dipastikan melalui proses penyelidikan kepolisian.

Polisi Lakukan Penyelidikan dan Upaya Penangkapan

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan terkait peristiwa tersebut.

Hamzaid mengatakan, polisi telah melakukan serangkaian penyelidikan dan sedang berupaya menangkap pria yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut.

“Nggeh, sudah ada dan sudah kami lakukan proses penyelidikan serta upaya penangkapan terhadap terduga pelaku,” ujar Hamzaid saat dikonfirmasi detikJatim, Kamis (29/10/2026).

Menurutnya, jajaran Polres Lamongan telah menerjunkan petugas untuk melakukan penyelidikan di lapangan. Hingga berita ini disusun berdasarkan informasi yang tersedia, upaya pencarian dan penangkapan terhadap S masih berlangsung.

Informasi Kondisi Terduga Pelaku Masih Perlu Dipastikan

Di tengah beredarnya informasi mengenai kasus tersebut, muncul kabar bahwa S berada dalam pengawasan keluarga karena diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Namun, informasi tersebut belum dikonfirmasi lebih lanjut oleh pihak berwenang. Kondisi terduga pelaku maupun kaitannya dengan peristiwa yang dilaporkan perlu dipastikan melalui pemeriksaan resmi.

Polisi masih berupaya mengungkap kronologi kejadian, memastikan pihak-pihak yang terlibat, serta menindaklanjuti laporan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi perhatian karena R diduga mengalami penganiayaan ketika berusaha menolong seorang anak. Meski demikian, dugaan tindak pidana dan tanggung jawab pihak tertentu tetap harus dibuktikan melalui proses hukum.(æ/red)