DENPASAR, BeritaTKP.com — Kebakaran yang menghanguskan dua kios di Jalan Padma, Tonja, Denpasar Utara, Bali, diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (23/9/2026) tersebut mengakibatkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp110 juta.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari gangguan listrik. Kondisi kios yang kosong serta terdapat sejumlah barang mudah terbakar membuat api cepat membesar.
“Kebakaran diduga karena adanya korsleting listrik dan toko keadaan kosong serta terdapat bahan yang mudah terbakar,” ujar Adi.
Dua bangunan yang terbakar merupakan kios usaha, yakni toko sol sepatu dan sadel motor serta toko canang. Bangunan tersebut diketahui milik Made Gede Sandana (50), yang kemudian disewakan kepada dua penyewa untuk menjalankan usaha.
Kios sol sepatu dan sadel motor digunakan oleh Budi Wibowo (44). Selain jasa perbaikan sepatu, kios tersebut juga menjual berbagai perlengkapan seperti tas dan sadel motor. Akibat kebakaran, Budi mengalami kerugian sekitar Rp75 juta.
Sementara itu, kios canang milik Ni Ketut Ariani (39) mengalami kerugian sekitar Rp10 juta setelah seluruh barang dagangannya terbakar. Pemilik bangunan, Made Gede Sandana, juga mengalami kerugian sekitar Rp25 juta akibat kerusakan pada bangunan.
Saat kejadian berlangsung, ketiga pemilik kios tidak berada di lokasi. Budi diketahui sedang berada di Surabaya untuk pulang kampung sehari sebelumnya, sedangkan Made Gede dan Ariani berada di tempat tinggal masing-masing.
Petugas pemadam kebakaran mengerahkan enam unit mobil pemadam untuk menangani kobaran api. Setelah melakukan pemadaman, api berhasil dikendalikan sekitar 30 menit kemudian.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Polisi masih melakukan pemeriksaan dan pendataan terkait penyebab pasti kebakaran serta kerugian yang ditimbulkan.(æ/red)





