JAKARTA, BeritaTKP.com – Kebakaran melanda sejumlah kios di Pasar Mobil Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam (21/9/2026). Warga sekitar menyebut api dengan cepat membesar setelah pertama kali muncul dari salah satu bangunan.
Pantauan di lokasi pada Selasa (22/9/2026), terlihat sedikitnya empat kios mengalami kerusakan akibat kebakaran. Area kios yang terbakar telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penanganan.
Asap Tebal Muncul Sebelum Api Membesar
Seorang pekerja di sekitar lokasi bernama Nas (18) menceritakan detik-detik awal kejadian. Ia mengatakan kebakaran bermula ketika dirinya melihat kepulan asap tebal dari salah satu kios.
Saat mencoba mendekati sumber asap, api tiba-tiba membesar dan menyambar dengan cepat.
“Nah, sudah selesai kerja, saya lihat asap tebal. Saya samperin, nggak lama selang langsung itu api langsung menyambar gede,” ujar Nas.
Menurut Nas, kejadian terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu sebagian besar kios sudah tutup, sementara dirinya masih berada di sekitar lokasi setelah menyelesaikan pekerjaan.
Api Berasal dari Bengkel Mobil
Nas menyebut api pertama kali terlihat berasal dari salah satu kios bengkel mobil. Api kemudian menjalar ke beberapa kios lain yang menjual spare part, aksesori kendaraan, hingga audio mobil.
Ia juga mendengar beberapa kali suara ledakan dari lokasi kebakaran.
Menurutnya, ledakan diduga berasal dari barang-barang yang mudah terbakar, seperti ban mobil dan oli yang terdapat di dalam bengkel.
“Ada ledak-ledakan. Pas dibuka rolling door-nya dipaksa, ada ban, nah ban langsung meledak. Soalnya, itu di bengkel barangnya barang gampang terbakar semua, banyak, kayak oli,” katanya.
Petugas Damkar Segera Datang
Nas mengatakan dirinya langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan atau satpam di sekitar lokasi.
Setelah laporan diterima, petugas pemadam kebakaran kemudian datang untuk melakukan pemadaman.
Sebelumnya, petugas mengerahkan sejumlah armada pemadam untuk menangani kebakaran di kawasan Pasar Mobil Kemayoran. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.(æ/red)




