Tabanan, BeritaTKP – Aktivitas ular kobra di kawasan permukiman Bali kembali menjadi perhatian setelah seekor kobra betina ditemukan masuk ke sebuah vila di Desa Lalang Linggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan.
Ular tersebut berhasil dievakuasi oleh tim Yayasan Reptil Asih Tabanan pada Kamis (20/8/2026) sore. Dalam video yang beredar, terlihat proses evakuasi seekor kobra berukuran cukup besar dengan panjang mencapai sekitar 2,2 meter.
Ketua Yayasan Reptil Asih Tabanan, Astrid, mengatakan ular yang dievakuasi tersebut merupakan king cobra betina dengan panjang sekitar 2 meter 20 sentimeter. Proses penanganan dilakukan pada pukul 17.05 WITA setelah pihaknya menerima laporan mengenai keberadaan ular di area vila.
Menurut Astrid, kemunculan kobra di kawasan hunian diduga berkaitan dengan musim kawin yang membuat ular lebih aktif bergerak. Selain itu, aktivitas mencari makanan juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan ular masuk ke lingkungan warga.
Penyebaran Kobra Meluas Akibat Perubahan Ekosistem
Astrid menjelaskan bahwa habitat asli kobra sebelumnya lebih banyak ditemukan di wilayah Bali bagian barat. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, keberadaan ular tersebut mulai terdeteksi hingga wilayah Bali tengah dan timur.
Perubahan tersebut diduga berkaitan dengan terganggunya keseimbangan ekosistem, terutama berkurangnya jumlah predator alami ular seperti biawak akibat perburuan.
Menurutnya, semakin luasnya penyebaran kobra menjadi tanda bahwa rantai makanan di alam mulai mengalami perubahan.
“Jika penyebarannya semakin ke timur berarti habitat ekosistem rantai makanan sudah tidak seimbang,” ujar Astrid.
Sepanjang tahun 2026, Yayasan Reptil Asih Tabanan mencatat peningkatan aktivitas evakuasi kobra di wilayah tersebut. Sejak Juni hingga Agustus, tim telah melakukan sebanyak 13 kali evakuasi ular kobra.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada apabila menemukan ular di sekitar rumah atau tempat usaha. Penanganan sebaiknya dilakukan oleh pihak yang memiliki keahlian agar tidak membahayakan warga maupun hewan tersebut.(æ/red)