Minahasa, BeritaTKP – Jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi terseret ombak di Pantai Tuturuga, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, bertambah menjadi tiga orang. Korban terakhir yang sebelumnya dinyatakan hilang berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (23/8/2026).
Korban tersebut diketahui bernama Kenzy Lengkong (17), warga Kelurahan Pinaras, Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Sebelumnya, Kenzy dilaporkan hilang setelah terseret ombak bersama tiga remaja lainnya saat bermain di pantai.
Humas Basarnas Manado, Nuriadin Gumeleng, membenarkan bahwa korban terakhir telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 17.30 WITA. Saat itu, empat remaja asal Tomohon sedang berenang di kawasan Pantai Tuturuga. Namun, tiba-tiba datang gelombang besar yang menghantam dan menyeret mereka ke arah laut sehingga mereka kehilangan kendali.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan upaya pertolongan. Tiga korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Tondano, tetapi dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.
Sementara itu, satu korban lainnya sempat menjalani perawatan medis, sedangkan Kenzy masih dalam pencarian hingga akhirnya ditemukan oleh tim SAR.
Operasi SAR Melibatkan Banyak Unsur
Setelah menerima laporan dari BPBD Minahasa, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Manado langsung mengerahkan tim rescue pada pukul 19.05 WITA untuk melakukan pencarian.
Operasi SAR dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, hingga nelayan setempat. Tim juga menggunakan sejumlah peralatan pendukung seperti perahu karet, perlengkapan selam, Aqua Eye, serta drone thermal untuk membantu proses pencarian korban.
Dengan ditemukannya Kenzy, total korban dalam tragedi terseret ombak tersebut menjadi tiga orang meninggal dunia dan satu korban lainnya sempat mendapatkan perawatan medis.(æ/red)