JAKARTA, BeritaTKP.com – Operasi pencarian terhadap empat warga yang dilaporkan tersesat di kawasan Hutan Agotei, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari dilakukan pencarian intensif, seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi hidup dan dievakuasi oleh tim SAR gabungan, Sabtu (20/6/2026).
Keempat korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WITA oleh warga Desa Togit yang turut membantu proses penyisiran di area hutan. Saat ditemukan, kondisi mereka tampak lemah akibat kelelahan setelah terjebak di dalam kawasan hutan selama dua hari.
Proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena medan yang sulit dijangkau. Tim SAR gabungan harus menempuh perjalanan panjang untuk membawa para korban keluar dari lokasi penemuan menuju Posko SAR.
Sekitar pukul 14.10 WITA, seluruh korban berhasil tiba di posko dan langsung dibawa ke Puskesmas Tutuyan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan serta mendapatkan penanganan medis.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulawesi Utara, George Mercy Randang, mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang sangat baik antara personel SAR gabungan, masyarakat, serta keluarga korban yang turut membantu proses pencarian hingga evakuasi,” ujarnya.
Menurut George, tim pencari menghadapi berbagai tantangan selama operasi berlangsung. Namun berkat koordinasi yang solid dan dukungan warga setempat yang memahami kondisi wilayah, lokasi keberadaan korban akhirnya berhasil diketahui.
Setelah seluruh korban ditemukan dan dievakuasi dengan selamat, operasi SAR resmi ditutup. Seluruh personel yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing untuk melanjutkan tugas siaga rutin.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan hutan agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, mempersiapkan perlengkapan yang memadai, serta memastikan jalur perjalanan diketahui oleh keluarga maupun pihak terkait guna menghindari kejadian serupa.(æ/red)





